Waspada!!! Covid-19, 36 Orang di Kabupaten Pekalongan Dalam Pantauan

  • Whatsapp

KAJEN – Berdasarkan data Pemkab Pekalongan saat ini terdapat 36 orang di Kabupaten Pekalongan yang saat ini dalam pantauan terkait Covid-19. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan mengingat mereka sebelumnya telah melakukan perjalanan dari luar negeri.

“Memang masih dalam tahapan pantauan berjumlah 36 orang. Namun mereka dalam kondisi sehat semua, karena masih tahap awal termasuk para mahasiswa yang baru pulang dari luar negeri seperti Malaysia dan Thailan,” kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi usai melakukan jumpa pers di ruangannya siang ini.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, sebelumnya ada satu pasien yang dirawat di RSUD Kajen, tapi kini kondisinya sudah sehat, tapi indikasinya bukan terkait Covid-19. Sementara di RSUD Kraton belum ditemukan pasien yang suspec.
“Seperti diketahui, RSUD Kraton menjadi rujukan regional terkait Covid-19. Saat ini pihak rumah sakit masih melakukan isolasi terhadap dua orang dari Kabupaten Pemalang, namun tahapan masih pengawasan. Pasien itu berjenis kelamin laki-laki dan berusia lanjut. Berdasarkan pemeriksaan pasien ini belum masuk ke tahap suspeck,” ucapnya.

Menurutnya, sesuai standar dari Kemenkes RSUD Kraton menyediakan dua ruangan isolasi. Jika dibutuhkan ke depan rumah sakit swasta juga diminta melayani. “Alhamdulillah Kabupaten Pekalongan saat ini masih dalam kondisi kondusif,” ujarnya.

Dia menambahkan, hal paling mendasar terkait keprotokoleran baik ekonomi, transportasi hingga kesehatan semua sudah ditepati dan taati oleh Pemkab Pekalongan. Tapi yang mendesak sebagai pelayanan masyarakat adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Di lapangan, persoalan mendasar adalah terkait keterbatasan alat pelindung diri dari para petugas kesehatan. Mengingat RSUD Kraton merupakan salah satu rumah sakit rujukan regional di Jawa Tengah Lini I yang menjadi rujukan dari Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan dan Kota Pekalongan kesiapannya harus super ekstra dan tidak boleh main-main. Termasuk bahkan menyiapkan intensif khusus pagi para petugas yang berada di lini depan,” tandasnya. (Pekalonganberita,com)

Pos terkait