Viral, Saat Pandemi Covid -19 Bupati dan Pejabat Brebes ke Bali

  • Bagikan

BREBES, suaramerdeka,com – Di tengah pandemi Covid-19, Bupati Brebes, Idza Priyanti bersama belasan pejabat di Pemkab Brebes melakukan kunjungan ke Bali. Mereka melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Pulau Dewata, sejak Jumat (26/2).
Kegiatan Bupati bersama para pejabat itu viral di media sosial facebook. Dalam video berdurasi 0,38 detik tersebut memperlihatkan aktivitas Bupati bersama rombongan dalam jamuan makan malam di sebuah resort, di kawasan wisata Kuta, Badung, Bali.
Selain Bupati, dalam rombongan juga turut ikut suami Bupati, AKBP Warsidin, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, Sutrisno bersama 7 pejabat setingkat Kabid dan Kasi di jajarannya. Kemudian, Asisten I Sekda Apriyanto, Asisten III Sekda Yuta Sugihyarti, Kabag Hukum Setda Brebes Moh Syamsul Haris, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes Ratim Rantoko. Rombongan berangkat dari Brebes sejak Kamis (25/3) lalu.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, Sutrisno menjelaskan, kunjungan ke Bali itu dilaksanakan dalam rangka studi banding terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepemudaan. Penyusunan raperda itu sudah masuk agenda di tahun 2021 dan sangat mendesak dibutuhkan. “Kunjungan ini terkait studi banding penyusunan Raperda Kepemudaan. Ini memang sudah lama diagendakan dan terus tertunda karena adanya Covid-19. Kami juga sudah lama berkomunikasi dengan daerah yang akan dikunjungi, dan baru bisa dilaksanakan akhir Maret ini, karena daerah yang dikunjung baru bisa menerima tamu mulai awal Maret,” terangnya.
Menurut dia, di Bali pihaknya melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Klungkung dan Karangasem. Kedua daerah tersebut dipilih karena hanya daerah itu yang sudah memiliki Perda Kepemudaan, dan telah mampu menghasilkan pemuda pelopor tingkat nasional. Sehingga dinilai sesuai untuk studi banding penyusunan Raperda Kepemudaan agar bisa mendapat masukan. “Dalam kunjungan kami ini, juga sesuai protokol kesehatan. Bahkan, penerapan protokol kesehatan di daerah yang dikunjungi sangat ketat. Awal berangkat, kita juga menjalani pemeriksaan swab antigen,” terangnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Raperda Kepemudaan selain sudah diagendakan di tahun 2021, juga telah menjadi kebutuhan mendesak di Brebes. Ketika sudah mempunyai Perda Kepemudaan, maka kegiatan kepemudaan dalam upaya ikut meningkatkan pembangunan di Brebes mempunyai legalitas formal. Termasuk, dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung. “Setelah draf disusun, raperda ini akan kami ajukan ke DPRD untuk dibahas. Ditargetkan tahun ini, raperda bisa disahkan,” pungkasnya.

  • Bagikan