Viral! Gara-gara Tak Diberi Uang, Pengamen di Pekalongan Ini Ngamuk

  • Bagikan

PekalonganBerita.com – Seorangpengamen di Pekalongan, Jawa Tengah kedapatan ngamuk-ngamuk dan melontarkan kata-kata kotor ketika tidak diberi uang oleh pemilik toko.

Peristiwa tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun instagram @pekalonganinfo, Sabtu (9/10/2021).

“Menurut informasi yang dikirimkan kepada kami menyebutkan bahwa ada seorang pengamen marah-marah jika tidak dikasih uang. Pengamen itu melontarkan kata-kata kasar bahkan menggebrak meja dan mengancam,” tulis keterangan caption akun tersebut.

Berdasarkan video singkat itu awalnya memperlihatkan seorang pria yang mengenakan kaos hijau sedang mengamen di sebuh toko.

Namun, saat pihak toko tidak memberikannya uang. Pengamen ini rupanya kesal dan langsung marah-marah kepada pemilik toko.

Bahkan terdengar pengamen ini sampai melontarkan kata-kata kotor kepada pemilik toko karena saking kesalnya tidak diberi uang. Adu mulut antar keduanya pun tak bisa terhindarkan.

Meski demikian, pemilik toko akhirnya bisa mengusir pengamen tersebut dengan mengancam akan melaporkan aksinya ke pihak kepolisian.

Koe tak undang polisi yominggu ngarep kecekel koe (Kamu tak laporin ke polisi ya, minggu depan sudah ketangkap kamu),” ucap seorang pria yang terdengar dalam video tersebut.

Mendengar ancaman pemilik toko, pengamen tersebut akhirnya beranjak pergi dan meninggalkan toko tersebut.

Sementara itu, kejadian memilukan ini diketahui terjadi di sekitar Jalan Hayam Wuruk, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Unggahan video yang telah disukai ribuan kali ini sontak langsung mengundang orang perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang mengecam tindakan pengamen tersebut.

“Tadi juga masuk di toko aku kerja di Jalan Hayam Wuruk juga dan marah2 juga tuh orangnya,” ucap akun @ayufirdi**.

Agak stres orange. Suka ngamuk kalau di rumah. Kebetulan tetangga,” kata akun @almy**.

“Itu preman, bukan pengamen,” sahut akun @niken**.

“Yang kayak gini harus cepat ditindaklanjuti bikin resah warga dan mengganggu kenyamanan warga,” ungkap akun @sribu**.

“Polres Pekalongan kota yuk bisa yuk ah, di terbitkan lagi warganya,” harap akun @wibowo**. (Suara.com)

Penulis: Ronald Seger PrabowoEditor: Kontributor : Fitroh Nurikhsan
  • Bagikan