UDD PMI Kabupaten Pekalongan, Ajak Rumah Sakit Optimalkan Pemanfaatan Alat Apherisis

  • Bagikan

PekalonganBerita.com – KBRN, Pekalongan : Trobosan tangani Covid-19 dan penyakit yang lainya, UDD Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan Mengadakan Rapat Koordinasi bersama Dinas Kesehatan setempat dan 25 Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Sabtu (11/12/2021).

Guna membahas berbagai hal menyangkut inovasi penanggulangan Covid-19, Utamanya dengan pemanfaatan plasma darah dan lainya yang dinilai sangat membantu bagi pasien covid-19,

Unit Donor Darah PMI Kabupaten Pekalongan, selenggarakan rapat koordinasi dengan Tema Menjaga Sistem Mutu Darah, Berdasarkan Prinsip-prinsip Cara Pembuatan Obat yang Baik. Yang bertujuan untuk mewujudkan kesepahaman tentang pelayanan darah yang ada dirumah sakit, ditambah terdapat prodak-prodak baru yang di hasilkan UDD PMI Kabupaten Pekalongan, dari alat Apherisis yang dapat ditunagkan dalam MOU, sehingga rumahsakit bisa mendapatkan alternatif pelayanan darah kepada masyarakat, Seperti yang disampaikan Ketua Panitia Kegiatan Rakor UDD PMI, dr Suryadi.

“Di UDD PMI Kabupaten Pekalongan, saat ini sudah siap untuk melayani kebutuhan darah tiap rumahsakit dengan inovasi atau trobosan alat apheresis yang berfungsi memisahkan antara sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma konvalesen,”terang dr Suryadi.

Rapat Koordinasi UDD PMI Kabupaten Pekalongan bersama Rumahsakit Sekabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Batang menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya, dr Mas Roro Ratri Titisari Satoto dari RSUD Kajen dan dr.Winda Kepala UDD PMI Kabupaten Banyumas, yang menyampaikan pentingnya menjaga kuwalitas darah, sesuai standar pelatihan tata cara pembuatan obat yang baik, agar UDD PMI disetiap wilayah dapat menghasilkan produk yang berkhasiat, aman, dan bermutu, Sesuai dengan Standar yang sudah diterapkan atau CPOB.

‘Untuk kita ketahui sekarang darah ini bisa dimanfaatkan sebagai obat, tetapi kuwalitas darah tersebut harus sesuai standar CPOB, kami sudah menarapkan full CPOB dari mulai, pengambilan, pengolahan dan pemeriksaan untuk memastikan darah ini aman atau tidak dari empat parameter penyakit, Hepatitis B, Hepatitis C , HIV dan Sipilis. Hingga pendistribusian dijaga dengan standar,”terang dr.Windi.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Pekalongan, Ir Arini Harimurti berharap dengan Kegiatan yang sudah dilaksanakan dan di ikuti oleh 25 Rumah Sakit yang ada disekitar Kabupaten Pekalongan, Sinergi dapat terjalin melalui kerjasama atau MOU

“ Melalui Rakor ini diharapkan dapat menjalin kerjasama dibidang kemanusiaan, salah satunya penyediaan darah melalui PMI Kabupaten Pekalongan yang sudah memiliki alat Apherisis, oleh karena itu pada hari ini kami mengundan bapak, ibu sekalian untuk bersama sama memaksimalkan kinerja masing masing, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan atau mencari ketersediaan darah di rumah sakit masing-masing dengan mudah dalam upaya dapat terlaksana pelayanan kesehatan yang masksimal,” harap Arini.

Dalam kesempatan itu hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro, yang juga sangat menyambut baik rakor ini yang diharapkan dapat terjalin kerjasama antar rumah sakit dan UDD PMI kabupaten Pekalongan yang sudah mampu memproduksi plasma darah, terlebih hingga saat ini kasus covid-19 belum berakhir.

“Pandemi ini belum berakhir, dan kita tahu kebutuhan plasma darah untuk masyarakat pada gelombang kedua covid-19 bulan juni lalu sangat tingga, bahkan kita kesulitan mencari sampai kedaerah lain, dengan trobosan dari PMI Kabupaten Pekalongan yang sudah dapat menghasilkan produk plasma darah dan ternyata alat Apherisis
dapat menghasilkan produk-produk obat lainya selain plasma darah,”terang Wawan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan, RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan, RSUD Bendan Kota Pekalongan, RSU Siaga Medika Pemalang, Rumah Sakit ARO Kota Pekalongan, RSUD Kalisari Batang, RSI Pekajangan, Rumah Sakit Djunaid Pekalongan dan yang lainya.(Miftachudin – Pekalongan)

  • Bagikan