TP PKK Kota Pekalongan Dorong Kreativitas Usaha Muda

  • Bagikan

Kota Pekalongan- Pekalonganberita.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pekalongan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) setempat memberikan pendampingan kepada masyarakat yang saat ini tengah mengikuti program pendidikan dan keterampilan Handicraft di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Nisfisano, Klego, Selasa (22/6/2021).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk menekan angka pengangguran sementara dan meningkatkan kreativitas masyarakat yang sudah mulai dilakukan pada 24-29 Juni 2021.

Ketua TP PKK, Hj Inggit Soraya SSn menyampaikan bahwa program pembinaan masyarakat merupakan agenda rutin yang dilakukan melalui Kelompok Kerja (Pokja) II. Kali ini, pihaknya mendorong kaum muda untuk dapat berwirausaha secara mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Inggit juga memberikan motivasi kepada para peserta untuk semangat dan pantang menyerah mengasah bakat melalui pelatihan maupun kegiatan positif lainnya. Ia berharap, dengan bekal kreativitas dan keterampilan yang didapatkan, nantinya bisa merintis usaha mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga.

“Dimasa pandemi, hampir semua kegiatan dilakukan di rumah. Sehingga, melalui pelatihan ini menjadi salah satu kegiatan positif yang dapat dilakukan dari rumah dan bernilai jual ekonomi. Hari ini kami berikan pembinaan untuk memotivasi peserta agar semangat dalam mengasah kemampuannya sehingga dapat memperoleh hasil atau income (pemasukan) dan hasilnya dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, teman, dan lingkungan sekitar,”kata Inggit usai melihat pameran hasil karya peserta.

Inggit juga memberikan acungan jempol terhadap hasil kerajinan (handicraft) peserta. Menurutnya, produk yang dihasilkan sudah bagus, meskipun masih ada perbaikan seperti kerapian produk, namun hal tersebut bukan menjadi masalah, justru menjadi pemacu untuk terus belajar agar memperoleh hasil yang lebih baik.

Kerajinan yang dihasilkan pun beragam, mulai dari dompet, bros, tempat tisu, pouch kosmetik, tas, dan sebagainya. “Hasilnya sudah bagus, sudah bisa membuat suatu produk. Kekurangan yang ada tersebut menjadi perbaikan bersama. Tetapi, tidak apa-apa. Semua butuh proses untuk menjadi lebih baik. Kuncinya tetap semangat dan terus mau belajar,”ungkapnya dikutip Dinkominfo Kota Pekalongan.

Di pihak lain, Kepala Bidang Penempatan Kerja, Pelatihan, dan Produktivitas pada Dinperinaker setempat, Iskandar SH MHum mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh TP PKK Kota Pekalongan. Ia berharap, pembinaan tersebut dapat memotivasi dan memacu peserta, sehingga terdorong untuk memulai usaha mandiri.

“Mudah-mudahan, para peserta bisa menyerap ilmu yang sudah diajarkan, dan bekal yang didapatkan tersebut dapat menjadi peluang untuk mereka dapat bekerja sesuai dengan keterampilan yang dimiliki,”pungkas Iskandar.

  • Bagikan