Tokoh Agama Sepakat Tunda Aktivitas Keagamaan Melibatkan Banyak Orang

  • Whatsapp

KAJEN – Seluruh tokoh agama dari berbagai organisasi keagamaan terbesar di Kabupaten Pekalongan yakni PD Muhamadiyah, PC Nahdhatul Ulama dan PD Rifaiyah Kabupaten Pekalongan, sepakat menunda aktivitas keagamaan yang melibatkan banyak orang, guna mengantisipasi penyebaran corona khususnya di Kota Santri. Kesepatakan tersebut, tertuang dalam surat kesepakatan bersama siang ini di Aula Sekda Kajen.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, dalam rangka pencegahan penyebaran wabah corona di Kabupaten pekalongan berbagai upaya terus perlu dilakukan.

Bacaan Lainnya

Salah satunya adalah mengurangi aktivitas kerumunan masa dalam jumlah besar seperti pengajian-pengajian umum yang sering berlangsung di Kabupaten Pekalongan, sebagai Kota Santri, terlebih pada bulan rajab dan sya’ban saat ini.

“Sehubungan dengan hal tersebut, pada hari ini kami telah melakukan rapat koordinasi terbatas bersama Komandan Kodim 0710, Kapolres Pekalongan bersama 3 pimpinan Organisasi keagamaan, yaitu PD Muhamadiyah, PC Nahdhatul Ulama dan PD Rifaiyah Kabupaten Pekalongan,” katanya.

Hasilnya dalam rapat tersebut menghasilkan nota kesepakatan bersama, yaitu sepakat dalam visi, misi dan persepsi untuk mendorong upaya-upaya dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Covid – 19 di Kabupaten Pekalongan melalui upaya-upaya lahir maupun batin.

“Sepakat untuk menunda seluruh aktivitas keagamaan yang melibatkan banyak orang, seperti pengajian-pengajian umum dan peringatan- peringatan keagamaan di Wilayah Kabupaten Pekalongan,” jelas dia.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama PC NU, PD Muhamadiyah, dan PD Rifaiyah beserta seluruh jajaran yang berada di bawahnya bersatu padu untuk mencegah adanya kerumunan di tengah-tengah masyarakat.

“Terimakasih atas partisipasinya. Mudah-mudahan dengan ini, kesehatan warga tetap terjaga,” tandasnya. (Pekalonganberita,com)

Pos terkait