Tim Gugus Tugas, Himbau masyarakat untuk Konsisten Lakukan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Team Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Pekalongan kembali mengadakan Rapat Koordinasi dan evaluasi pada Hari Jumat, 15 Mei 2020 setelah Sholat Tarweh.

KAJEN- Team Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Pekalongan kembali mengadakan Rapat Koordinasi dan evaluasi pada Hari Jumat, 15 Mei 2020 setelah Sholat Tarweh.

Dalam rapat yang dipimpin langsung Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi selaku Ketua Team Gugus Tugas tersebut dihadiri lengkap Ibu Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres Pekalongan, Komandan Kodim 0710, Kajari, Sekda dan beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Bacaan Lainnya

Beberapa Agenda rapat diantaranya membahas tentang perkembangan terkini kasus Covid 19 di Kabupaten Pekalongan, dimana sampai tanggal 15 Mei 2020 menunjukan trend menurun, baik ODP, PDP dan conform / kasus positif.  data per 15 Mei 2020 jumlah ODP 218 orang, PDP 3 orang dan positif 1 orang.

Team Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Pekalongan kembali mengadakan Rapat Koordinasi dan evaluasi pada Hari Jumat, 15 Mei 2020 setelah Sholat Tarweh.

“Kondisi hubungan sosial masarakat Kabupaten Pekalongan ada fenomena yang menunjukan secara psikologi masyarakat menunjukan kejenuhan, sehingga beberapa minggu ini mengurangi aktifitasnya sesuai himbauan pemerintah. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya aktifitas masyarakat di tempat-tempat umum, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Bupati.

Hal ini perlu mendapat perhatian serius mengingat Pendemi belum benar benar hilang. Oleh karena itu perlu tetap meningkatkan sosialisasi terkait pentingnya melaksanakan Protokol Kesehatan kepada seluruh masyarakat. Sosialisasi dan himbauan ini perlu ditingkatkan lewat berbagai saluran komunikasi dan informasi yang ada, baik dilakukan oleh Pemkab, TNI, POLRI dan lembaga2/ organisasi Masyarakat lain.

“Berkaitan dengan bantuan sosial terdampak Pendemi dari Pemerintah Pusat dan Propinsi maka perlu pengawalan dalam hal distribusinya sehingga dapat berjalan dengan lancar dan aman. Terkait dengan kegiatan Ibadah hendaknya tetap mengacu kepada maklumat Bupati Pekalongan dan mengacu kepada regulasi pusat,”tandasnya. (Pekalonganberita.com)

Pos terkait