Tidak Bermasker dan Berkerumun, Para Pemuda Dihukum Push Up

  • Bagikan

 

KAJEN – Jajaran Polres Pekalongan melakukan patroli ke sejumlah tempat pusat keramaian saat bulan Ramadhan. Petugas meminta masyarakat untuk tidak berkerumun dan tidak nongkrong. Hal itu dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., melalui Kasubbag Humas AKP Akrom mengatakan pihaknya tak melarang masyarakat untuk berjualan dan berbelanja keperluan untuk berbuka puasa. Namun petugas hanya menekankan agar tidak berkerumun dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

“Kita mengimbau kepada masyarakat supaya tetap jaga jarak, tetap melakukan pencegahan, tidak bergerombol di tempat umum, pakai masker. Beli makan silahkan, tapi langsung pulang,” ujar Kasubbag Humas, Senin (26/4/2021).

Kasubbag Humas mengatakan, patroli tersebut dilakukan setiap hari ke sejumlah titik-titik keramaian dan beberapa titik lainnya yang disinyalir banyak warga berkerumun.

“Kita patroli mobile memberi imbauan agar masyarakat cukup beli kebutuhan untuk buka puasa lalu pulang, tak jalan-jalan dan bergerombol. Patroli ini juga dilaksanakan di tingkat jajaran Polsek di Kecamatan,” ungkapnya

Dari hasil kegiatan patroli ini masih banyak dijumpai remaja yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker dan menjaga jarak dengan berkerumun. “Bagi remaja yang terjaring kita berikan teguran keras dan sanksi disiplin seperti pus up,” ujar Kasubbag Humas. (Yuli-Er$hi)

  • Bagikan