Tak Kesampaian Beli Meja Penglaris, Pelaku Penganiayaan Ini Malah Meninggal Usai Diamankan

KAJEN- Tak kesampaian membeli meja yang anggap penglaris, seorang warga mengamuk dan melakukan kekerasan terhadap pemilik sebuah warung makan di Spait Siwalan Kabupaten Pekalongan Jumat (19/3) siang. Namun nahas pelaku justru meninggal dunia ketika diamankan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian ini bermula ketika korban yakni Diana Putriningsih (27) sedang berjualan di warung, kemudian datang pelaku yakni Ngatno (40) sehabis berjualan getok dan memesan es teh.

Pelaku lalu berkeinginan membeli meja milik korban yang berada di warung tersebut namun dia tidak akan menjual meja tersebut. Kesal tidak memperoleh keinginannya pelaku langsung memukul korban.

Mendapati hal itu, dua warga datang melerai usai mendengar keributan, namun keduanya malah dipukul pelaku. Suasana yang semakin panas itu, memancing warga lainnya ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku dan sempat terjadi adu pukul.

Semula pelaku diamankan di Pos Ojek Pait Kecamatan Siwalan dan datang seorang petugas keamanan hendak mengamankan pelaku tapi malah dipukul sampai terjatuh. Melihat hal tersebut warga semakin geram dan menghakimi pelaku.

Warga lalu membawa pelaku ke Polsek Sragi. Namun melihat kondisi pelaku yang terlihat kurang sehat lalu petugas membawanya ke puskesmas dan diketahui meninggal dunia.

Sementara itu Kapolsek Sragi Iptu Imam Santoso, mengatakan pihaknya memang menerima laporan terkait dugaan kekerasan ini.

“Dugaaan awal kematiannya karena kekurangan oksigen akibat konsumsi obat batuk secara berlebihan. Kami sudah melakukan autopsi untuk mengungkap secara detail penyebab kematiannya. Untuk luka-luka yang diderita korban akibat massa yang kesal tidak menyebabkan kematian,” paparnya.

Dikatakannya, semula memang pihak keluarga enggan dilakukan autopsi. Tapi lantaran untuk memperjelas apa yang terjadi sudah dilakukan autopsi.

“Hasilnya memang ada cairan atau efek obat batuk yang biasa dikonsumsi sangat berlebihan,” tandasnya. (pekalonganberita.com)