TAHUN 2022 PENGURUS MASJID DAN PENJAGA MAKAM AKAN DiBERIKAN INSENTIF’’

  • Bagikan

KAJEN, PekalonganBerita.com – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M, pagi ini, Rabu (15/12/2021) berkesempatan melakukan acara Pembinaan Takmir Masjid, yang diselenggarakan di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Dalam pembinaan tersebut, Bupati Fadia menyampaikan bahwa mulai tahun 2022 mendatang, selain marbot dan takmir masjid, pengurus masjid serta penjaga makam direncanakan juga akan mendapat insentif per tahunnya dari Pemkab Pekalongan.

Menurut Fadia, insentif yang akan diberikan oleh Pemkab Pekalongan kepada pengurus masjid dan penjaga makam memang tidak banyak jumlahnya, tetapi Ia berharap mereka tidak melihat dari segi jumlah, melainkan dapat melihat dari bentuk perhatian yang pemkab berikan.

‘’Selama ini marbot semuanya yang berjumlah 846 orang sudah diperhatikan di tahun 2021. Tetapi setelah saya jadi bupati, saya tambahi selain marbot, pengurus masjid pun akan saya berikan bantuan. Satu masjid kita berikan satu tahunnya memang tidak banyak, mohon maaf karena masjidnya banyak sekali, jadi kami hanya bisa memberikan 300 ribu per masjid,’’ kata Bupati Fadia Arafiq.

Selanjutnya, Fadia menuturkan bahwa tujuan dari pihaknya yang akan memberikan insentif kepada penjaga makam dan pengurus masjid, adalah supaya mereka bisa menjalankan tugas secara maksimal. Apalagi menurut Fadia, tugas yang mereka jalankan itu tidak mudah karena menuntut adanya konsistensi yang tinggi.

‘’Menjadi pengurus masjid, menjadi imam masjid itu dipikir orang lain mudah. Tetapi saya rasa kalau kita tidak punya rasa cinta kepada Allah dan masyarakat itu tidak mudah karena kegiatan ini kan konsisten secara terus menerus,’’ ungkapnya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Fadia juga mengucapkan terimakasih kepada takmir masjid yang hadir dalam pembinaan, atas kinerja maksimal yang mereka berikan untuk mengabdi kepada umat dalam rangka menghidupkan masjid.

‘’Saya sangat menghargai sekali bapak-bapak takmir masjid, dan terimakasih sudah menjaga masjid kita bersama dengan baik, menjaga kerukunan dengan baik. Dan juga Insyaallah kegiatan-kegiatan kita di masjid pun itu positif untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan,’’tuturnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kabag Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo, S.H.,M.M., menyampaikan dalam sambutannya, bahwa acara Pembinaan Takmir Masjid yang pihaknya selenggarakan itu bertujuan untuk membangun silaturahmi yang baik antara ulama dan pemerintah serta masyarakat supaya bisa bersinergi dalam membangun kerukunan umat beragama sekaligus menyampaikan program pemerintah dalam pembangunan Kabupaten Pekalongan. Dan menyampaikan informasi terkait tugas dan kewajiban sebagai takmir masjid.

Dikatakan Subagyo, dengan jumlah masjid di Kabupaten Pekalongan yang sangat banyak, yaitu 860 masjid. Ia meminta maaf karena baru bisa mengundang beberapa takmir masjid saja dari wilayah Kecamatan Kajen, Kedungwuni dan Karanganyar saja saat ini.

‘’Karena kemampuan anggaran yang terbatas sehingga kami lakukan pembinaan secara bertahap dan pada kesempatan siang ini kita mengundang takmir masjid untuk 3 wilayah Kecamatan karanganyar, Kedungwuni dan Kajen,’’ ungkapnya.

Namun, lanjut Subagyo kegiatan pembinaan takmir masjid ini, akan terus berlanjut dan pihaknya nantinya akan mengundang lebih banyak lagi takmir masjid secara bergantian dari berbagai wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk mengikuti pembinaan bersama Bupati Pekalongan.

‘’Nanti di tahun 2022 akan dilaksanakan secara bertahap dengan mengundang takmir masjid dari wilayah kecamatan lain,’’ pungkasnya.

  • Bagikan