Ramadhan “ Warga Kota Santri Di Himbau Untuk Ibadah Dirumah

  • Whatsapp
KAJEN – Turut sukseskan maklumat Bupati Pekalongan sebagai upaya menjaga kondusifitas dan demi keselamatan bersama dari penyebaran virus corona atau Covid-19, Kementrain Agama Kabupaten Pekalongan gencar berikan himbauan melalui berbagai cara,Selain famlet dan selebaran yang dibagikan ditiap Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Pekalongan, sosilaisasi secara terus-menerus juga di lakukan agar masyarakat mematuhi isi maklumat yang di terbitkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi pada kamis 16 April 2020, Ungkap Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan H. Kasiman Mahmud Desky. M.Ag. Maklumat tentang ketentuan pelaksanaan ibadah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, diperuntukan bagi seluruh kegiatan Agama, Islam, Kristen, katolik, Hindu Budha dan Kongucu, Maklumat dengan nomor: maks/443.1/1/2020. Berisikan sejumlah point yang meliputi : Pelaksanaan salat Jum,at diganti salat Dzuhur di rumah masing-masing, Pelaksanaan salat wajib yang biasanya dilakukan berjamaah di masjid atau musala, sementara diganti pelaksanaannya dengan salat di rumah masing-masing. Pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadhan, dilaksanakan sesuai ketentuan fiqih ibadah dengan memperhatikan ketentuan yaitu Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga, tidak perlu sahur on the road atau buka puasa bersama, termasuk buka puasa dilembaga pemerintah, swasta, maupun di masjid, Salat tarawih dilakukan secara individu atau berjamaah bersama keluarga di rumah, Tilawah atau tadarus Al-Qur’an dilakukan di rumah masing-masing, Pengumpulan zakat fitrah atau ZIS (Zakat, Infaq, dan Shadaqah) agar dilakukan dengan meminimalkan kontak fisik dan menyediakan sarana untuk mencuci tangan pakai sabun di tempat lingkungan sekitar, Penyaluran zakat fitrah atau ZIS (Zakat, Infaq, dan Shadaqah) oleh organisasi pengelola zakat atau sejenisnya dilakukan dengan tanpa mengumpulkan orang atau melalui tukar kupon. Organisasi pengelola zakat atau sejenisnya dalam melaksanakan tugasnya agar dilengkapi dengan alat pelindung kesehatan seperti masker, sarung tangan, dan alat pembersih sekali pakai. Bukan hanya itu saja berbagi kegiatan baik yang bersifat keagamaan dan kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan massa untuk sementara ditunda. Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, melaksanakan pengawasan dan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku terhadap maklumat ini.Rep/Teddy Harun

Pos terkait