Pusat Perbelanjaan Yang Tidak Menerapkan Prokes Bisa Ditutup

  • Bagikan

Kota Pekalongan – Menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah yang tinggal sepekan, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Pekalongan terpantau ramai dipadati warga yang berbelanja kebutuhan lebaran. Untuk mengantisipasi kerumunan massa yang berpotensi menularkan Covid-19, Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan sidak di beberapa mall dan pusat perbelanjaan yakni di Plaza Pekalongan, Ria Busana, dan Malala Pekalongan,Rabu sore (5/4/2021).

Sebelum melakukan sidak, Tim Gugus Tugas Covid-19 melaksanakan apel bersama yang dipimpin oleh Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE, didampingi Kapolres Pekalongan Kota,AKBP M Irwan Susanto, SIK,MH, dan perwakilan Kodim 0710/Pekalongan yang diikuti oleh jajaran anggota TNI, POLRI, Dinas Perhubungan,Satpol PP, Dindagkop-UKM, dan instansi terkait lainnya.

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE mengungkapkan bahwa sidak ke pusat-pusat perbelanjaan yang digelar ini dilakukan dalam rangka mengendalikan keramaian dan kerumunan massa yang dapat menyebabkan resiko penularan Covid-19 di tengah masyarakat semakin tinggi.

Kendati, di situasi saat ini cukup susah untuk dikendalikan, pasalnya hal ini sudah menjadi tradisi menjelang Lebaran Idul Fitri , dimana banyak masyarakat berbondong-bondong berbelanja kebutuhan lebaran baik itu baju, sandal, kue lebaran dan lain sebagainya. Tim Gabungan Gugus Tugas tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh pengunjung dan pengelola pusat perbelanjaan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

“Kami bersama petugas gabungan mengedalikan supaya tetap sesuai dengan protokol kesehatan secara ketat , dengan harapan angka kasus Covid-19 di Kota Pekalongan semakin turun dan ditekan namun perekonomian masih tetap berjalan.

Dari pantauan kami, Alhamdulillah sejauh ini pusat perbelanjaan masih bisa menjalankan protokol kesehatan walaupun belum maksimal,sehingga kami tadi memberikan masukan-masukan dan perbaikan agar mereka tetap bisa menaati aturan tersebut. Jika mereka tidak bisa menjalankan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah ditetapkan,maka sanksinya bisa saja kami minta untuk tutup,” tegas Aaf,sapaan akrabnya.

Menurut Aaf, para pengunjung pusat perbelanjaan selama ini sudah cukup tertib menggunakan masker,namun yang menjadi perhatian adalah masih ada beberapa warga yang berada di luar pusat perbelanjaan dan mall seperti di beberapa warung-warung yang berjualan di Kawasan Alun-Alun, masyarakat yang nongkrong-nongkrong di Gapura Nusantara yang belum disiplin memakai masker.

Selain sidak, Aaf menuturkan bahwa Tim Gugus Tugas Covid-19 juga telah melakukan antisipasi penularan Covid-19 dengan melakukan tes swab antigen kepada para pengunjung dan karyawan secara acak pada Sabtu malam (2/4/2021) lalu dengan hasil sampel yang diambil dinyatakan negatif/non reaktif semua dari penularan Covid-19.

“Untuk rencana swab antigen serupa tetap akan kami lakukan secara kontinyu sebagai upaya pencegahan deteksi dini Covid-19. Kami juga menghimbau kepada para pengelola pusat perbelanjaan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan sarpras dan pengaturan protokol kesehatan seperti jarak antar rak-rak belanja ini harus diperlebar kembali supaya lalu lalang masyarakat tidak saling berdesak-desakkan, kemudian masalah parkir dan ketersediaan petugas di masing-masing konter dalam hal pengawasan protokol kesehatan pengunjung seperti pemakaian masker yang baik dan benar, jaga jarak aman,dan sebagai harus ditingkatkan kembali,”pungkasnya.

  • Bagikan