PPKM Mikro Optimalkan Lagi Satgas Penanganan Covid 19 di Desa

Penanganan Covid 19 selama ini dirasa kurang maksimal, untuk itu pemerintah meluncurkan program Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang pusatnya pada penanganan dan pencegahan covid 19 di tingkat paling bawah yakni desa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro menuturkan, pelaksanaan PPKM Mikro ini sudah dimulai dari tanggal 9 hingga 22 Februari mendatang. PPKM ini lebih fokus ditingkat desa, jika dulunya PPKM diberlakukan di tingkat Kabupaten sekarang ini diberlakukan ditingkat desa. “PPKM Mikro lebih fokus ke tingkat desa, kalau sebelumnya ada satgas desa dan satgas jogo tonggo, sekarang kita dioptimalkan dan berlakukan kembali dengan pembiayaan dari desa,” katanya.

Dirinya berharap, PPKM Mikro ini dapat berjalan dan hasilnya akan dievaluasi pada 22 Februari mendatang. “kita akan lihat nanti hasilnya seperti apa, setelah program ini kita jalankan selama lebih dari dua minggu,” jelas Setiawan.

Menurutnya, tiga desa yang dijadikan percontohan diantaranya Desa Tanjungsari Kecamata Kajen, Desa Watugajah Kecamatan Kesesi dan Desa Yosorejo Kecamatan Siwalan merupakan desa dengan kategori zona merah. “berdasarkan identifikasi, disitu ada kasus penularan, dan setelah kita berlakukan PPKM Mikro ini selama 14 hari akan kita lihat ada penularan atau tidak. Dari hasil tracking dengan rapid antigen orang-orang disekitranya hasilnya negatif, berarti bisa dikatakan berhasil, tapi tetap akan kita evaluasi pada 22 Februari nanti,” tuturnya.

Untuk kasus covid 19 sendiri di Kabupaten Pekalongan, tambah Setiawan, angkanya Sudah jauh menurun, meski ada kasus baru tetapi sangat sedikit.  Untuk angka kesembuhan covid 19 sudah mencapai 91 persen dan angka kematian menurun dari sebelumnya 4,7 persen sekarang menjadi 4,25 persen. “sekarang yang terkonfirmasi positif ada sekarang 2005, namun penambahan relatif kecil yakni 5 kasus positif padahal sampel yang kita kirim 200an lebih. Program PPKM Mikro akan kita evaluasi terus dan akan ditindak lanjuti dengan kegiatan berikutnya,” pungkasnya.