Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemohon SIM Yang Tidak Lulus Diberi Pelatihan

  • Bagikan
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni tahun ini Sat Lantas Polres Pekalongan memberikan bakti kepada masyarakat khususnya dalam bidang pelayanan.

Kajen- Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni tahun ini Sat Lantas Polres Pekalongan memberikan bakti kepada masyarakat khususnya dalam bidang pelayanan. Salah satunya adalah coaching clinic (pelatihan klinis) kepada pemohon surat izin mengemudi (SIM) C.

Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K., mengatakan bahwa selama ini tak sedikit pemohon SIM di Satpas Sat Lantas Polres Pekalongan yang gagal mendapatkan SIM karena tak lulus ujian, utamanya ujian praktik. Dan untuk itulah dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni ini pihaknya membuat coaching clinic untuk memfasilitasi mereka yang tak lulus ujian praktik SIM untuk berlatih.

Coaching Clinic merupakan program yang ditujukan bagi pemohon SIM yang tak lulus ujian praktik. Dengan coaching clinic, pemohon SIM bisa berlatih agar nantinya bisa menjalani ujian praktik hingga lulus.

Kasat Lantas AKP Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K., menjelaskan, bahwa kegiatan Coaching Clinik yang digagas oleh Kapolres Pekalongan, yang diberi nama BATIK (Berlatih Agar Terampil Istimewa Kompak) bertujuan untuk membuat masyarakat menjadi trampil dalam berkemudi serta nantinya dapat mendekatkan polisi dengan masyarakat.

“Kegiatan tersebut di fokuskan pada masyarakat yang gagal ujian praktik. Kami berharap dengan adanya coaching clinic ini pemohon SIM dapat berlatih untuk meningkatkan kemampuan berkendara dalam mengikuti ujian praktik nantinya, tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan guna untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap AKP Harman, Jum’at (28/5/2021)

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang tidak lulus ujian agar mengikuti kegiatan tersebut, yang nantinya akan dilaksanakan pada hari Senin dan Kamis pada awal bulan Juni 2021 dari pukul 14.00 Wib sampai dengan selesai. Namun demikian untuk hari Senin dikhususkan kepada masyarakat yang memiliki keterbatas fisik/difabel, sesuai juga dengan program Kapolri. Adapun pelatihan ini tidak dibebankan biaya, alias gratis,” ujar AKP Harman

Lebih lanjut Kasat Lantas mengungkapkan, nantinya sebelum latihan para peserta akan diberi arahan cara dan tehnik berkendara yang benar. Serta diberi cara agar bisa lolos ujian praktik SIM yang diinginkan. Dan jika menemui kesulitan, peserta bebas bertanya kepada petugas yang mendampingi.

Ia pun berharap, dengan adanya Coaching Clinic berkendara roda dua ini diharapkan bisa menekan tingkat kegagalan ujian praktik untuk mendapatkan SIM C yang ada di Kabupaten Pekalongan, pungkas perwira polisi dengan tiga balok dipundaknya ini.

  • Bagikan