Pemkot Pekalongan Usulkan 17,3 Juta Kilogram Kuota Elpiji Tiga Kilogram

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Surat Sekretaris Daerah pada 21 September lalu mengajukan usulan Elpiji Bersubsidi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebanyak 17.365,20 MT atau 17.365.200 kilogram. Namun kuota yang didapat sebanyak 13.082 MT dengan cadangan 874 MT untuk mencukupi kebutuhan Elpiji Bersubsidi tahun 2023 di Kota Pekalongan.

 

Bacaan Lainnya

Saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/2/2023), Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Betty Dahfiani Dahlan ST menyampaikan bahwa untuk tahun 2023, Kota Pekalongan ajukan usulan elpiji bersubsidi 3 kg sebanyak 17.365,20 MT atau sekitar 17.365.200 kilogram. “Berdasarkan surat dari Pemprov Jateng melalui Sekda Jateng diaampaikan kuota elpiji bersubsidi atau 3 kg untuk Kota Pekalongan yakni 13.082 MT serta cadangan 874 MT,” ungkap Betty.

 

Dikatakan Betty bahwa jumlah ini mengalami penurunan dibanding tahun 2022 sebanyak 14.471 MT. Kendati demikian Pemkot Pekalongan tak khawatir karena Pertamina tidak menutup pintu manakala diajukan tambahan. “Biasanya pada event tertentu kami ajukan penambahan misalnya jelang puasa, Idulfitri, dan jelang Natal. Ketika jelang Natal biasanya ada penambahan kuota 2 persen dari kuota, hampir selalu dipenuhi oleh Pertamina,” jelas Betty.

 

Betty menyebutkan kebutuhan rata-rata elpiji bersubsidi di Kota Pekalongan yakni 14 ribu tabung 3 kg. Betty mengimbau agar masyarakat Kota Pekalongan bijak dalam menggunakan elpiji.

 

“Harapannya karena ini elpiji bersubsidi maka masyarakat yang mampu jangan pakai. Elpiji bersubsidi ini peruntukkannya bagi UMKM dan masyarakat tidak mampu,” pungkas Betty.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *