Pemkab Pekalongan Targetkan 5.000 Warga Dirapid Test

  • Whatsapp
Walapun saat ini Kabupaten Pekalongan sudah dinyatakan aman dan masuk dalam salah satu daerah di Jawa Tengah yang berzona hijau, tetapi Pemerintah Kabupaten Pekalongan tetap semangat menggalakan rapid test masal dengan target 5.000 orang.

KAJEN – Walapun saat ini Kabupaten Pekalongan sudah dinyatakan aman dan masuk dalam salah satu daerah di Jawa Tengah yang berzona hijau, tetapi Pemerintah Kabupaten Pekalongan tetap semangat menggalakan rapid test masal dengan target 5.000 orang.

Rapid test masal ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Hal ini dikatakan oleh Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si, saat memimpin acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Covid-19, di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, pada hari ini Kamis (25/6/2020).

Bacaan Lainnya

‘’ Intinya, walaupun angkanya segitu, tetapi rapid test akan kita galakan terus. Hari ini sudah hampir 2.800 orang yang sudah kita rapid test dan masih kurang sekitar 2.200 orang lagi yang akan kita rapid test, dengan prioritas pertama adalah tenaga kesehatan,’’ kata Bupati Asip.

Walapun saat ini Kabupaten Pekalongan sudah dinyatakan aman dan masuk dalam salah satu daerah di Jawa Tengah yang berzona hijau, tetapi Pemerintah Kabupaten Pekalongan tetap semangat menggalakan rapid test masal dengan target 5.000 orang.

Dijelaskan bupati Asip, rapid test  masal ini diambil sampel 5.000 orang yang tersebar di wilayah Kabupaten Pekalongan, dengan harapan itu bisa menjadi gambaran kondisi real masyarakat  yang ada di Kabupaten Pekalongan dengan jumlah total hampir 800.000 penduduk.

‘’ Dengan sampling 5.000 orang yang kita rapid test, InsyaAllah sudah cukup ya, karena penduduk kita itu hampir 800.000. Itupun yang mudik yang sudah urban hampir 60.000 lah total. Selain rapid test, dalam mencegah terjadinya penyebaran virus Corona klaster kedua di Kabupaten Pekalongan, juga telah dilakukan berbagai koordinasi kepada pihak-pihak terkait untuk mengawal masyarakat supaya tetap melaksanakan protokol kesehatan memasuki era New Normal seperti saat ini,” jelas Bupati Asip. (Pekalonganberita,com)

Pos terkait