Pemkab Pekalongan Siapkan Jalur Alternatif, Paska Amblesnya Jembatan Di Pantura

KAJEN- Pemkab Pekalongan menyiapkan jalur alternatif, paska amblesnya salah satu jembatan penghubung Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang di Jalur Pantura Desa Rembun Kamis (4/2) malam.
Jembatan sisi sebelah selatan tersebut amblas sekitar pukul 20.00 WIB Kamis malam dan tidak dapat dilalui kendaraan. Sehingga arus kendaraan dari arah timur (Surabaya) yang melintasi Pekalongan ke arah Barat (Jakarta) melintasi Pemalang dialihkan menggunakan jembatan sisi sebelah utara, kini satu jembatan digunakan untuk dua arah.

Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi didampingi Kepala Dinhub Wahyu Kuncoro malam itu juga melakukan peninjauan Jembatan Nasional tersebut.

Pemkab Pekalongan, kata Asip, sudah menyiapkan jalur alternatif di dibeberapa ruas jalan. Karena jika jembatan sisi utara atau Jembatan B terus digunakan dengan sistem contra flow akan menghawatirkan. “silahkan bisa gunakan jalur alternatif. Jembatan pembangunan jembatan dilakukan pada tahun yang sama sehingga jika digunakan dengan beban berlebih bisa berbahaya, ini perlu diantisiapasi,” katanya.

Menurutnya, yang terpenting masyarakat khususnya angkutan barang yang melewati tol jangan keluar lewat exit tol pekalongan akan tetapi langsung lewat jalur tol. “tadi saya lihat banyak angkutan barang yang masih lewat, jika mereka lewat tol langsung lurus saja, jangan lewat pantura dulu,” pinta bupati. (Pekalonganberita,com)