PemKab Pekalongan Realisasikan Pembangunan Tanggul Darurat

  • Whatsapp
Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si, melakukan tinjauan ke sejumlah desa di Kecamatan Tirto yang terdampak limpasan sungai Meduri.

KAJEN – Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si, melakukan tinjauan ke sejumlah desa di Kecamatan Tirto yang terdampak limpasan sungai Meduri. Tinjaunnya kali ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi sejumlah desa yang terdampak limpasan, yaitu desa Mulyorejo,Tegaldowo,Jeruksari dan Karangjompo Selasa (5/5).

Dan untuk menangani hal tersebut ,Bupati Asip mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan segera merealisasikan pembangunan tanggul darurat guna menghalangi air masuk ke pemukiman warga.

Bacaan Lainnya

‘’Ini kita mencari solusi dengan kepala desa Mulyorejo,Tegaldowo,Jeruksari dan Karangjompo kaitanya dengan dampak limpasan sungai Meduri ini,’’

‘’Nanti pas air pasang mulai jam 2 ,ini bisa masuk ke pemukiman warga,oleh karena itu ini harus ada penanganan darurat dengan tanggul darurat karena sungai Meduri ini secara kewenangan ada di PSDA provinsi yang tahun ini akan ada proyek pembangunan parapet sepanjang sungai ini, sehingga penahan tebing sungai ini lebih kuat lagi,’’ kata bupati Asip.

Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si, melakukan tinjauan ke sejumlah desa di Kecamatan Tirto yang terdampak limpasan sungai Meduri.

Bupati Asip menjelaskan, pembangunan tanggul darurat ini dilakukan untuk menanggulangi dampak air limpasan sungai Meduri sembari menunggu pembangunan parapet disepanjang sungai Meduri oleh PSDA provinsi yang akan direalisasikan tahun ini.

‘’Karena ini kondisi darurat dan karena air pasang akan masuk ke pemukiman, maka akan kami lakukan penanganan darurat dengan menimbun material karung-karung untuk menahan air masuk.Ini yang biasanya viral di medsos akan segera kita tangani,’’ jelas bupati.

Adapun untuk realisasi pembangunanya sendiri, bupati Asip mengungkapkan bahwa pembuatan tanggul darurat ini akan segera direalisasikan dan Pemkab Pekalongan telah berkoordinasi dengan PSDA provinsi Jawa Tengah.

‘’Pembuatan tanggul darurat ini akan langsung kita realisasikan dan kami sudah berkoordinasi dengan PSDA provinsi,’’ ungkap bupati Asip.

Sementara untuk sumber anggaran pembuatan tanggul darurat ini, bupati Asip mengatakan bahwa ini menggunakan anggaran dari provinsi terlebih dahulu.

‘’Untuk anggaranya, sementara dari provinsi dahulu. Kemudian dari Kabupaten nanti melalui BPBD dan DPU akan menyediakan karung-karung untuk membantu penyiapannya,’’ kata Bupati Asip.

Selain itu, Bupati Asip juga mengatakan bahwa tinjauanya kali ini sekaligus untuk mengecek kondisi sosial kemasyarakatan dengan adanya dampak Covid-19.

‘’Sekaligus kali ini kita juga mengecek kondisi sosial kemasyarakatan dengan adanya dampak Covid-19. Dan ada laporan dari kepala desa bahwa bantuan tahap pertama dari Pemkab Pekalongan yang telah disalurkan ternyata cukup membanyu masyarakat dan InsyaAllah minggu depan akan kita salurkan lagi untuk tahap kedua,’’. Kata Bupati Asip Kholbihi. (Pekalonganberita/red1)

Pos terkait