Pemkab Batang Siapkan Koperasi Untuk Klasterisasi Kopi

  • Bagikan

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang segera membentuk koperasi untuk mengklaster jenis-jenis kopi, sekaligus menaungi para pelaku usaha kafe yang mulai bermunculan.

“Dengan adanya pengelompokkan usaha yang sama, kalau sudah ada koperasi produk yang dijual akan memiliki standarisasi yang sama. Pasti konsumen baik dari dalam maupun luar daerah dengan mudah mengetahui standar kualitas kopi Batang,” kata Kepala Disperindagkop dan UKM, Subiyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/3/2021).

Ia menegaskan, apabila sudah terkelompokkan, mereka akan mudah melakukan promosi produk ke luar daerah.

“Misalnya untuk ekspor karena sudah satu naungan Koperasi Kopi Batang, akan lebih mudah dan berkelanjutan dalam mendapatkan konsumen. Keuntungannya pun akan semakin besar, berasal dari, oleh dan untuk mereka sendiri,” tuturnya.

Para pelaku kafe kopi, sudah mendapat sosialisasi dari Disperindagkop dan UKM. Mereka segera akan mengajukan lembaga yang bisa menaungi usahanya.

“Apabila sudah berjalan lancar, kalau ada pelatihan tentang kopi, proses mendapatkan izin akan mendapatkan kemudahan. Contohnya kalau mereka mau mendapatkan izin bisa lewat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang, izin Produksi Industri Rumah Tangga (P-IRT) lewat Dinas Kesehatan,” terangnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan, untuk menghasilkan kopi yang berkualitas, Dinas Pengan dan Pertanian (Dispaperta) dapat mengedukasi para petani.

“Daerah penghasil kopi yang berkualitas ada di Kecamatan Tersono, Limpung, Desa Tumbrep, Desa Lobang dan Desa Tombo. Kopi-kopi yang dihasilkan dari sana memiliki jenis yang berbeda dan aroma yang khas,” ujar dia.

  • Bagikan