Jumari, Pembunuhan Terhadap Korban Sudah Direncanakan – Mayat Dalam Karung Siwalan

  • Whatsapp

KAJEN – Pelaku tindak pembunuhan terhadap Kumala (mayat dalam karung di Siwalan), yakni Jumari yang masih tetangga desa sudah direncanakan.

Hal tersebut terlihat dari kesiapan pelaku untuk membungkam mulut korban dengan lakban dan memasukkannya ke dalam karung sebelum dibuang.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pengakuannya, pelaku tega menghabisi nyawa korban karena terhimpit kebutuhan ekonomi untuk menyervis motor.

“Saya sudah minta baik-baik agar korban mau menyerahkannya (harta cincin kalung dan anting). Namun tidak mau jadi tak bunuh,” ungkapnya.

Dia mengaku saat kejadian meminta korban datang terlebih dahulu ke rumah pelaku untuk bertemu. Lantaran rumah pelaku sepi korban diajak berhubungan badan sebanyak dua kali.

Lihat Video pengakuan Tersangkanya :

“Setelah berhubungan badan timbul lagi niatan untuk menguasai harta korban dan mempersiapkan alat berupa tali lakban untuk melakukan pembunuhan,” jelasnya.

Pelaku semula mengikat kedua kaki korban dengan tali, dan mengikat kedua tangan. Melihat korban berontak pelaku malah mengambil hartanya dan kemudian membungkamnya dengan lakban.

“Setelah itu saya menyembunyikan jasad ke kolong tempat tidur dan mengemas barang-barang korban untuk dititipkan ke Desa Pait,” jelas dia.

Selanjutnya dirinya kembali ke rumah dan membungkus jasad korban menggunakan karung, dengan menggunakan sepeda motor jasatnya dibuang begitu saja ke kebun bantaran sungai.

“Cincin saya jual Rp 275 ribu untuk servis motor dan jajan. Semula berencana kabur ke Tegal tapi keburu ketangkap,” tandas pelaku. (Pekalonganberita.com)

Pos terkait