PPKM Mikro Diperpanjang, Pengunjung Wisata Dibatasi 30 Persen

  • Bagikan

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Pekalongan. Perpanjangan ini ditekankan melalui Surat Edaran (SE) Walikota Pekalongan No 443/0790. PPKM Mikro diperpanjang pelaksanaannya sejak 23 Maret-5 April 2021.

Selasa (30/3/2021), Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE menekankan implementasi PPKM Mikro. Pertama, kepada para camat agar memfasilitasi puskesmas untuk pelaksanaan pelacakan kasus Covid-19 di daerahnya, mengoordinasi pengelola tempat isolasi, dan memonitor pemenuhan kebutuhan jaminan hidup bagi yang menjalani isolasi mandiri (jogo tonggo).

“Implementasi PPKM Mikro di tingkat Kelurahan/RW/RT wajib sejalan dengan kota dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat,” tegas Aaf.

Beberapa hal yang diatur dalam PPKM Mikro disebutkan Aaf, yakni restoran/rumah makan maksimal buka pukul 21.00, pusat perbelanjaan/toko swalayan/mall/toko modern dibuka maksimal pukul 21.00. “Pembatasan jumlah pengunjung tempat wisata yakni maksimal 30% dari kapasitas normal dan buka sampai pukul 15.00 sedangkan usaha pariwisata seperti tempat hiburan, karaoke, warnet, dan usaha sejenisnya dengan pembatasan yang sama maksimal buka pukul 21.00,” tandas Aaf.

Disampaikan Aaf bahwa Pemkot Pekalongan masih akan terus menegakkan protokol kesehatan melalui giat operasi yang dilakukan oleh Satpol PP bersama TNI Polri dan instansi terkait. “Mari kurangi aktivitas kita di luar rumah, tetap terapkan protokol kesehatan agar kita dijauhkan dari ancaman Covid-19,” pungkas Aaf. (pekalonganberita.com)

  • Bagikan