Pelaku Nekat Bunuh Sekretaris Cantik, Karena Dendam Pertunangan Dibatalkan

  • Bagikan

BATANG – Pekalonganberita.com– Kasus meninggalnya Sekretaris cantik, Penta Febrilia di gudang ikan “Putra HM” pada 13 Juni lalu, akhirnya terjawab.

Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Sengka saat konferensi pers pada Jumat (3/9) siang menjelaskan, korban dipastikan meninggal dunia akibat dibunuh. Pelakunya adalah SSU, yang tak lain adalah mantan kekasih korban.

Kapolres menambahkan, kasus pembunuhan ini bermotif balas dendam. Pelaku nekad menghabisi nyawa korban, dikarenakan sakit hati akibat cincin tunangannya dikembalikan.

Polisi berhasil mengungkap, setelah menemukan sejumlah bukti berupa bercak darah pada barang-barang milik pelaku, diantaranya tas, kalung dan gesper yang terkena percikan darah korban.

Sementara, SSU selaku tersangka sudah mengakui perbuatannya. Dia datang ke tempat kerja korban dan langsung menghabisi dengan cara dicekik dengan menggunakan handuk yang ada dikamar mandi.

Direskrimum Polda Jateng, Kombes DJuhandhani Rahardjo Puro yang turut hadir dalam konferensi pers mengatakan, tidak ada kasus yang sempurna. Pihak kepolisian dipastikan bisa mengungkap, tergantung berat dan ringan kasus tersebut yang membuat lama waktu pengungkapannya.

Kasus meninggalnya sekeretaris cantik ini, diakui Djuhandhani membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan fakta dan alat bukti.

Menyinggung sejumlah kasus dugaan pembunuhan lain yang ada di wilayah hukum polres Batang yang belum terungkap, seperti kasus terbunuhnya janda tua, Hj. Mujiyati (80) warga Kebondalem Gringsing pada 28 Maret 2019 silam dan Haniyah, yang jasadnya ditemukan berlumuran darah dirumah majikannya, di Gapuro Warungasem pada 4 desember 2016 silam, Dirreskrimum Polda Jateng terus membantu satuan Reskrim untuk mengungkap kasus-kasus yang menjadi PR tersebut. (Trie Tanpa Kucir)

 

  • Bagikan