Walikota Pekalongan ; Pekalongan Siap Mengimplementasikan Aplikasi Srikandi untuk Kelancaran Pemerintahan Elektronik

Pekalongan Siap Mengimplementasikan Aplikasi Srikandi untuk Kelancaran Pemerintahan Elektronik

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid siap mengimplementasikan aplikasi Srikandi, Sistem Kearsipan Dinamis Terintegrasi, yang bertujuan untuk meningkatkan kelancaran persyaratan dan kearsipan dalam penyelenggaraan pemerintahan secara elektronik. Aplikasi ini akan memfasilitasi pembuatan surat-surat dan pengarsipan secara online yang terintegrasi dengan pusat data nasional.

Komitmen implementasi aplikasi Srikandi tersebut telah ditandatangani oleh Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Pekalongan. Penandatanganan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran implementasi aplikasi dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya

Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, seperti yang akrab dipanggil, mengungkapkan bahwa aplikasi Srikandi akan memudahkan pelayanan kearsipan di Kota Pekalongan. Aplikasi ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang bertujuan meningkatkan keterpaduan dan efisiensi SPBE melalui tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan yang terintegrasi secara nasional.

Aaf menekankan pentingnya komitmen dari setiap OPD dalam menerapkan aplikasi Srikandi dengan baik. Ia berharap aplikasi ini dapat dimaksimalkan dalam pengelolaan administrasi dan sistem aplikasi, dengan dampak positif pada perolehan Dana Insentif Daerah (DID) dan sumber daya lainnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Pekalongan, Soeroso, menjelaskan bahwa setelah penandatanganan komitmen, Kota Pekalongan memiliki waktu satu bulan untuk berlatih dengan versi latihan aplikasi Srikandi. Jika seluruh OPD dapat mengoperasikannya dengan lancar dalam waktu tersebut, permohonan penggunaan versi resmi dapat diajukan ke pusat.

Soeroso menyoroti kelebihan aplikasi Srikandi, seperti kemudahan dan kecepatan operasional, penggunaan tanpa kertas (paperless), dan fitur lengkap dalam pembuatan dan verifikasi surat secara elektronik. Aplikasi ini memastikan tidak ada surat yang hilang, karena semuanya terrekam secara otomatis.

Implementasi aplikasi Srikandi akan melibatkan admin OPD, kepala bidang, dan sekretaris dinas yang telah menjalani pelatihan khusus. Aplikasi ini direncanakan akan diterapkan terlebih dahulu di tingkat OPD dan kecamatan, dengan tahapan selanjutnya menuju tingkat kelurahan.

Dengan komitmen yang kuat dan persiapan yang matang, Pemerintah Kota Pekalongan berharap aplikasi Srikandi dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan pemerintahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *