Obyek Wisata Batang Dolphin Center Segera Dibuka, Tunggu Aturan Setelah 30 Agustus

  • Bagikan
dolphin center batang
Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan simulasi pembukaan tempat wisata di Taman Safari Batang Dolphin Center (BDC). Setelah memasuki Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Maayarakat (PPKM) Level 3

Batang – Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan simulasi pembukaan tempat wisata di Taman Safari Batang Dolphin Center (BDC). Setelah memasuki Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Maayarakat (PPKM) Level 3

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pemkab Batang yang terdiri dari Polres Batang, Kodim 0746 Batang Dinas Kesehatan mengecek langsung kesiapan obyek wisata yang terkenal dengan lumba-lumbanya.

Manajer Operasional BDC Oktavianus Bagus Danu Wijaya mengatakan, menerapkan standar protokol kesehatan sejak pintu masuk.

“Tiap pengunjung yang masuk kami hentikan. Sebelum masuk kami ukur suhu tubuh, lalu juga mencatat daftar tamu lengkap dengan nomor kontaknya,” katanya, saat ditemui di Obyek Wisata BDC, Kabupaten Batang, Minggu (29/8/2021).

Ia menyampaikan bahwa, pihaknya juga membatasi kunjungan menjadi 25 persen. Adapun kapasitas total pengunjung BDC mencapai 4.000 lebih. Jadi, ia bisa menampung 1.000 pengunjung.

Untuk pertunjukkan lumba-lumba, Lanjut dia, pihaknya juga membatasi tempat duduknya untuk 200 orang dari kapasitas total 800 orang.

“Kami berharap setelah simulasi ini bisa membuat kami melewati masa – masa pandemi,” jelasnya.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan Dan Olahraga (Disparpora) Batang Wahyu Budi Santoso menyatakan, untuk wilayah Level 3 wajib menerapkan simulasi pembukaan obyek wisata.

“Untuk simulasi yang diutamakan yang outdoor dulu. Nanti tim kami jadwalkan ke tempat wisata lain seperti forest kopi atau sikembang,” ungkapnya.

Lalu, untuk simulasi batas maksimal pengunjung adalah 25 persen sembari menunggu aturan baru setelah 30 Agustus 2021.

Sebenarnya, ada aturan tentang syarat masuk adalah hasil Vaksin Covid-19, namun masih dalam polemik.

“Namun untuk wisata ini penggemarnya adalah anak-anak. Padahal batas vaksin adalah anak usia 12 tahun,” ujar dia.

“Hasil simulasi akan dilaporkan kepada ketua Satgas Covid-19. Untuk selanjutnya menunggu Instruksi Bupati (Inbub) terkait boleh tidaknya membuka wisata,” pungkasnya.

  • Bagikan