Kantor Koni Kabupaten Pekalongan Terancam Diputus Listrik Dan PDAM

  • Bagikan

Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Pekalongan mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, pasalnya sampai saat ini Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) belum ditandatangani sehingga anggaran untuk olahraga belum bisa dicairkan.

Demikian disampaikan oleh Ketua Koni Kabupaten Pekalongan Eko Ahmadi, Jumat (26/3). Menurutnya kendala yang dihadapi terkait anggaran adalah belum ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Padahal pihaknya sudah berkomunikasi dan bertemu langsung dengan Bupati Pekalongan selaku pimpinan daerah.

“dari dinas yang membidangi keolahragaan belum bertindak cepat dan solutif terkait kebutuhan anggaran yag telah dibutuhkan teman-teman cabang olahraga (cabor),” terangnya.

Dari Koni sendiri, jelasnya, hanya bisa menunggu NPHD ditandatangani. Menurutnya ini merupakan kerjasama yang kurang baik dan dari Dinporapar serta kurang komunikatif.

“kita hanya bisa menunggu, kemarin kita sudah berkomunikasi dengan bupati. Saat ini, Koni sudah ditagih PLN dan PDAM, jika tidak segera dibayar maka kantor Koni akan padam dan tidak ada air,” paparnya.

Selain tagihan PLN dan PDAM, belum cairnya anggaran daerah juga berakibat tidak terbayarkannya gaji staff dan operasional cabor. Padahal selama ini mereka juga sudah beraktivitas dan sudah mulai latihan.

“padahal anggaran sebelumnya yakni tahun 2020 kita sudah melaporkan, dan ada peningkatan administrasi cabor. Laporan penggunaan 2020 sudah kita selesaikan dan ada Silpa sebesar 180 juta yang kita kembalikan ke kas negara,” jelas pria yang akrab disapa Gus Eko.

Jika sampai bulan depan belum dicairkan, tambah Gus Eko, maka imbasnya akan menurunkan kepercayaan publik terhadap keseriusan pemerintah daerah dalam rangka peningkatan prestasi olahraga.

“Koni sudah berusaha maksimal untuk peningkatan prestasi, baik melalui program, administrasi dan lainnya, sehingga kami butuh kerjasama dari pemerintah daerah untuk bersama membangun olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan Subhan saat dikonfirmasi menuturkan, untuk masalah anggaran Koni Kabupaten Pekalongan belum bisa berkomentar, karena masih menunggu disposisi dan hasil refocusing anggaran.

 

  • Bagikan