Nekat Rampok Mantan Kades, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi

  • Bagikan

KAJEN – Nekat merampok atau mencuri barang-barang berharga milik mantan kepala desa (kades), seorang pemuda berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Wonopringgo kemarin.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, melalui Kasubbag Humas AKP Akrom, mengatakan, pelaku yang berhasil ditangkap dan diamankan petugas itu yakni Ahmad Rifai (20) warga Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

“Pelaku ini nekat melakukan pencurian handphone di rumah mantan Kepala Desa Jetak Kidul Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan,” katanya.

Dikatakannya, penangkapan pelaku sendiri atas dasar laporan dari korbannya yakni Sugiyono (47) yang merupakan mantan Kepala Desa Jetak Kidul. Dari keterangan korban, kejadian pencurian ini terjadi pada hari Kamis (16/4) lalu sekitar pukul 23.00.

“Saat itu korban bersama istrinya sebelum tidur diruang tengah menaruh 3 unit handphone miliknya dua diantaranya dalam posisi dicash. Namun pada pukul 05.30, saat istri korban terbangun dan mencari handphonnya sudah tidak ada di tempat semula,” tuturnya.

Mendapati hal itu, kemudian istri korban membangunkan korban dan bersama-sama mencari di seputaran rumah tapi tidak menemukan. Namun keduanya dikagetkan setelah melihat pintu rumah samping dalam keadaan terbuka dan tas milik istri korban juga sudah dalam keadaaan acak-acakan.

“Merasa sudah menjadi korban pencurian, kemudian korban melaporkan kejadian yang menimpanya kepihak kepolisian. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 4,4 juta,” jelas dia.

Dari laporan tersebut, lalu Unit Reskrim Polsek Wonopringgo langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan petugas akhirnya bisa mengungkap identitas terduga pelaku pencurian.

“Dengan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Wonopringgo Aipda Pipin dan anggotanya, akhirnya pelaku berhasil ditangkap di Desa Rowocacing Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan,” ucapnya.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang berupa bukti berupa 3 (tiga) buah handphone merek Oppo dan 2 (dua) buah charger milik korban. Saat itu juga pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Wonopringgo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku juga berhasil mencuri sepasang anting emas seberat 1,5 gr beserta surat pembelian dari dalam tas milik istri korban yang sudah dijual. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3e KUHP Jo Pasal 65 KUHP yang ancaman hukumannya 7 tahun hukuman penjara,” pungkasnya. (Pekalonganberita,com)

  • Bagikan