Memperingati Maulid Nabi, KKN UIN Walisongo Adakan Pengajian

  • Whatsapp
Memperingati Maulid Nabi, KKN UIN Walisongo Adakan Pengajian

DEMAK – Guna memperingati Maulid Nabi Muhammad, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dari Rumah Angkatan 75 UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan Moderasi Beragama yang diisi dengan pengajian umum di Masjid I’tiqaf Baitul Muslimin Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (3/11/20).

Pengasuh Yayasan Darul Kafalah Kiai Mas’udi Abdurrahman mengatakan, pihaknya menyambut antusias program kerja Moderasi Beragama dengan tema “Meneladani Sikap Nabi Muhammad dengan Bertoleransi Antar Sesama” ini. Dirinya juga berterima kasih kepada mahasiswa KKN 102 yang telah mengadakan kegiatan pengajian dalam rangka maulid Nabi Muhammad SAW.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan acara ini sangat meriah dan masyarakat sangat mendukung acara Maulid Nabi yang direncanakan oleh kelompok KKN 102 ini,” ujarnya.

Sementara itu dalam tausiyahnya, Kiai Mas’udi mengungkapkan tentang pentingnya meneladani sikap Nabi Muhammad dalam hal toleransi. “Kita sebagai umat muslim harus meneladani sikap Nabi Muhammad. Salah satunya adalah sikap toleransi, yaitu dengan memaafkan dan bahkan mendoakan kaum yang telah jahat kepada beliau. Karena dalam diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik yang patut kita contoh,” ucapnya.

Wakil Kepala Desa Kangkung Imron mengatakan, masyarakat untuk bisa meniru sikap Nabi Muhammad dengan menjaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemi covid-19 dan musim penghujan.

“Marilah kita menjaga kebersihan tempat tinggal supaya air tidak tergenang hingga mengakibatkan banjir dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker ketika keluar rumah,” katanya.

Salah satu warga yang menghadiri kegiatan pengajian tersebut Thoriq mengaku sangat berterimakasih kepada anak-anak KKN UIN Walisongo karena membuat acara pengajian maulid Nabi dengan mengundang Kyai Mas’usdi sebagai pembicara.

“Terimakasih ya mbak, sudah buat acara pengajian di desa ini. Sudah lama Pak Kyai tidak mengisi ceramah disini. Biasanya beliau lebih banyak ceramah di luar Desa Kangkung.” Ucapnya pada Laylia Nurita, salah satu anggota KKN kelompok 102. (Ahmad Khilman Alhimny Al Khawarizmy)

Pos terkait