Majukan Perekonomian, Asosiasi BUMDes Kabupaten Pekalongan Dorong Digitalisasi

  • Whatsapp

KAJEN – Guna mempercepat kemajuan perekonomian daerah khususnya di desa, Asosiasi BUMDes Kabupaten Pekalongan mendorong adanya digitalisasi. Keseriusan tersebut, juga diperlihatkan dengan menggandeng pihak terkait mulai jasa penyedia internet hingga perbankan.
Ketua Umum Asosiasi BUMDes Kabupaten Pekalongan Sutanto mengatakan, jaringan internet sangat penting membantu desa untuk menuju era digital marketing, terutama dalam digitalisasi ekonomi.
“Ada 3 unsur kegiatan utama ekonomi, yakni produksi, distribusi, dan konsumsi. Seiring dengan maraknya e-commerce, jangan sampai masyarakat desa hanya menjadi konsumen,” katanya.
Menurutnya, perlu ada terobosan baru agar perekonomian desa bisa bergerak bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, namun juga pasar mancanegara.


“Dari peta yang kami lakukan di Kabupaten Pekalongan memiliki 3 keunggulan, kompetitif, atau kita sebut absolute competitive advantage yaitu pertanian, perikanan, dan pariwisata,” ujarnya saat di Karangdadap Sabtu (23/1).
Ketiga sektor tersebut merupakan kekuatan Kabupaten Pekalongan. Sehingga perlu konsentrasi penuh untuk pengembangannya, bukan hanya sekedar mengelola dan memproduksi, tetapi juga bagaimana agar dapat memberikan nilai tambah bagi kemajuan ekonomi.
“Karena itu, saya berharap mudah-mudahan teman-teman yang punya inisiatif, kreatifitas, punya inovasi, didorong BUMDes-nya agar bisa berkembang dan maju. Digital marketring ini penting memang, aplikasi-aplikasi yang sudah bekerjasama dengan Kemendes kita dorong terus, karena dunia digital marketing ini kan dunia tanpa batas. Saya juga berharap pemerintah bisa menyerap hasil potensi daerah Kabupaten Pekalongan,” tandasnya.
Sementara itu, Pembina BUMDes Kabupaten Pekalongan Eko Ahmadi mengatakan, BUMdes perlu melakukan berbagai upaya dari hulu ke hilir untuk pembangunan ekonomi di desanya.
“Untuk itu perlu adanya target riil supaya benar-benar BUMdes memiliki pendapatan. Dengan rapat kerja ini, terbangun infrastruktur untuk membantu kemudahan dalam berbagai layanan dan transaksi. Kami arahnya peningkatan ekonomi, sebagaimana diketahui pandemi covid19 membuat sejumlah sektor tidak bisa tapi online tetap eksis. Ini tugas asosiasi agar desa bisa bangkit dan merata,” ungkapnya. (pekalonganberita,com)

Bacaan Lainnya

 

Pos terkait