Komitmen Bersih, Pemkab Pekalongan Tanda Tangani Pakta Integritas

  • Whatsapp

KAJEN- Penandatangan pakta integritas dan Penyerahan buku APBD tahun 2021
Guna menjawab tuntutan masyarakat yang semakin kritis, dan didorong kesadaran untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih sebagai sebuah keharusan, Pemkab Pekalongan melakukan kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas sekaligus Penyerahan Buku APBD 2021 kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Kabupaten Pekalongan pada Selasa lalu (19/1) di Aula Lantai 1 Setda setempat.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH., M.Si, Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti beserta Forkompimda Kabupaten Pekalongan.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Casmidi, SE., M.Si dalam sambutanya mengatakan, penyerahan buku APBD tahun 2021 dimaksudkan sebagai pedoman dalam pelaksaan kegiatan tahun anggaran 2021.

“Kegiatan tahun 2021 agar dapat segera dilaksanakan dalam rangka peningkatan pelayanan bagi masyarakat serta terciptanya tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah,” katanya.

Terkait dinamika kendala pengelolaan keuangan daerah, menurutnya sudah diakhiri. Pertanggal 18 Januari kemarin sudah bisa melakukan transakasi pengelolan keuangan daerah. “Hal ini penting bagi kepala OPD untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian pengelolaan keuangan daerah tahun 2021,” tambahnya.

Adapun untuk penandatangan pakta integritas adalah pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Isinya memuat berjanji untuk berperan aktif dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi, melaksanakn tugas dengan batasan-batasan kewenangannya, bersikap jujur, transparan dan obyektif dan memberikan contah yang baik kepada sesama ASN,” terangnya.

Adapun kegiatan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi pandemi covid 19, “Kita lakukan dengan dua cara, yakni yang hadir langsung ada 18 pejabat/kepala OPD, sedang yang melalui daring ada 37 kepala OPD,” jelas Casmidi. (pekalonganberita,com)

Pos terkait