Komisioner KPU : Pilkada Bisa Jadi di Tunda Hingga 12 Bulan, Berikut Detailnya

KAJEN – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muhammad Ahsin Hana sampaikan persiapan dan penundaan tahapan penyelenggaraan pemilihan serentak 2020 di Radio Kota Santri 96.4 FM pada Jum’at, 3/4/2020 siang. Ahsin sapaan akrab dari Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan mengatakan, dalam acara tersebut pihaknya menyampaikan kepada masyarakat bahwa PILKADA Serentak 2020 di Tunda. Hal ini menindak lanjuti kesepakatan antara Komisi II DPR dan Kementrian Dalam Negeri (kemendagri), yang memutuskan untuk menunda pelaksanaan Pilkada karena Pandemi virus corona. Atas kesepakatan itu pihaknya juga menyampaikan tiga alternatif yang sudah dipersiapkan dalam pelaksanaan waktu pilkada lanjutan. Opsi pertama, penundaan selama tiga bulan dari jadwal pemungutan suara awal, yaitu 9 Desember 2020. Opsi ini diambil apabila tahapan Pilkada Pra pemungutan suara bisa dimulai pada akhir Mei tahun ini. Opsi kedua, penundaan dilakukan selama enam bulan dari jadwal awal, yaitu 17 Maret 2021. Pilihan ketiga, pemungutan suara Pilkada ditunda selama 12 Bulan hingga 29 September 2020. Langkah yang diambil dari salah satu opsi diatas juga akan mempengaruhi anggaran yang telah ditetapkan. Karena seiring bertambahnya data Daftar Pemilih tetap DPT. Ujarnya.(Heydarali/Pekalonganberita.com)