Komisi IV Harap Ada Tambahan Dana Hibah Untuk Koni

  • Bagikan
Komite Olahraga Nasional Indonesi (KONI) Kabupaten Pekalongan mangadu ke Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan terkait anggaran dana hibah dan persoalan keolahragaan di Kota Santri, Rabu (2/6/2021).

KAJEN-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pekalongan mengadu ke Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan terkait anggaran dana hibah dan persoalan keolahragaan di Kota Santri.

Dalam audiensi tersebut dipimpin ketua Komisi IV Kholis Jazuli didampingi segenap anggota, turut hadir Ketua Umum Koni Kabupaten Pekalongan yang diwakili Ketua 1 Suryo Sukarno beserta Sekretari Trio Santosa, Wakil Sekretaris Faruk Ekowarto, Kabid Binpres Sarjono dan Kabid Humas Fiki Porniadi. Selain itu, perwakilan Dinporapar yakni Kabid Olahraga, Subkhan serta dari unsur Bappeda Kabupaten Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut, Suryo menuturkan, tahun sebelumnya Koni Kabupaten Pekalongan mendapat alokasi dana sebesar 2 milyar dan telah digunakan secara maksimal untuk kebutuhan keolahragaan.

“tahun ini, anggaran Koni hanya 200 juta, karena alasan refocusing. Pengurangan yang terlalu jauh itu menjadi problem tersendiri bagi kami selaku pengurus,” katanya, Rabu (2/6/2021).

Padahal menurutnya, tahun ini, ada banyak kegiatan keolahragaan yang membutuhkan banyak biaya.

“ada Dulongmas, dan Pra Porprov. Sebetulnya kita sudah persiapkan Porkab untuk menghadapi dua even tersebut, namun karena alokasi hibah terlalu kecil, maka event tersebut tidak memungkinkan untuk dilaksanakan,” terangnya.

Suryo menambahkan, saat ini prestasi Kabupaten Pekalonga di tingkat Jawa Tengah ada diposisi 28 dari 35 Kota/Kabupaten. Untuk itu diperlukan kepedulian bersama untuk mengembangkan bidang olahraga yang juga dapat menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat.

“Kota dan Kabupaten sebelah kita, dana hibah untuk olahraga masih cukup besar meski ada refocusing, yakni berkisar antara 1,7 hingga 2 milyar. Untuk itu, kita mengajak semua pihak untuk duduk bersama memikirkan olahraga di Kota Santri ini. Semoga ada solusi terbaik agar Kabupaten Pekalongan tidak semakin tertinggal dalam hal prestasi olahraga,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV Kholis Jazuli menuturkan, bahwa dana hibah untuk Koni sebesar 200 juta masih sangat minim. Karena itu pihaknya mengajak kepada pemerintah daerah untuk bisa menambah alokasi dana hibah pada anggaran perubahan atau mendahului perubahan.

“semoga nanti diperubahan anggaran ada perbaikan. Sehingga alokasi dana untuk Koni bisa ditambah,” terangnya.

“karena bagaimanapun olahraga merupakan salah satu aspek penting dan bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat,” jelas Kholis.

  • Bagikan