Kasus Kematian Covid Rata-Rata Usia Diatas 50 Tahun

  • Bagikan

Jumlah kasus covid 19 di Kabupaten Pekalongan saat ini mengalami penurunan dibanding pada awal tahun kemarin.

Pada Bulan Januari terjadi ledakan kasus, namun berangsung-angsur mengalami penurunan hingga tanggal 15 April kemarin, dan naik kembali pada tanggal 25 April namun angkanya masih dibawah Bulan Januari.

“kita berharap pada Bulan April, Mei, Juni menurun dan bisa terkendali. Namun yang perlu diwaspadai adalah warga yang mudik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro saat menyampaikan paparan padaRapat Lintas Sektoral Persiapan Idul Fitri 1442 H/ 2021 di Aula Lantai 1 Setda Kajen, Kamis (29/4/2021).

Untuk Jumlah kasus terkonfirmasi sampai saat ini, kata Wawan, ada 2.861 kasus, dengan dirawat 70 orang, sembuh 2.508 orang, isolasi 128 orang dan meninggal 155 orang.

“kebanyakan kasus meninggal usianya diatas 50 tahun. Kita tahu tujuan pemudik adalah sungkem pada orang tua sehingga sangat berisiko. Dan ini apabila dicegah berarti kita melindungi orang tua dan keluarga kita dari terpapar virus covid,” tuturnya.

Adapun penyakit penyerta atau komorbit yang banyak diderita pada kasus meninggal karena covid 19 adalah diabetes militus (DM), hipertensi, penyaki jantung, stroke, dan bahkan ada yang komorbit dua jenis.

“untuk tempat perawatan, kita sudah siapkan lima tempat, diantaranya RSUD Kraton, RSUD Kajen, RSI Pekajangan, RSI Aisyiyah, dan RSDC,” tambahnya.

Untuk di Kabupaten Pekalongan, per tanggal 18 April 2021 keadaanya sudah membaik, tidak ada kecamatan yang zona merah. Namun pada tanggal 24 April ada satu kecamatan yang zona merah yakni Kecamatan Wiradesa.

“untuk angka kesembuhan sendiri di Kota santri mencapai 90,61 persen, ini patut kita syukuri dan angka kematian cukup rendah yakni nomor 4 dari bawah untuk tingkat Jawa tengah,” ujar Wawan.

 

  • Bagikan