Jual Dan Tukar Tambah Perhiasan Emas Tidak Asli Dengan Menggunakan Nota Palsu, Wanita Paruh Baya Diamankan Polisi

  • Whatsapp

KAJEN – Anggota Unit Reskrim Polsek Kedungwuni sore kemarin berhasil mengamankan seorang wanita paruh baya berinisial YWI Alias Ana, 50 tahun warga Pekalongan Utara Kota Pekalongan terkait dengan kasus penipuan, Kamis (30/4/2020) sekira pukul 16.00 Wib.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas AKP Akrom membenarkan terkait diamankannya seorang tersangka yang diduga melakukan tindak pidana penipuan, Jum’at (1/5/2020)

Bacaan Lainnya

Dikatakan Kasubbag Humas, Tersangka dalam menjalankan aksinya dengan cara mendatangi beberapa Toko Emas yang berada di daerah Kedungwuni. Disana Tersangka menjual dan melakukan tukar tambah perhiasan emas yang tidak asli dan hanya memiliki kadar emas sedikit dengan menggunakan nota palsu yang mirip dengan nota-nota toko emas tersebut.

Akibat aksi Tersangka tersebut 2 Toko Emas di daerah Kedungwuni mengalami kerugian kurang lebih Rp. 11.190.00,- (sebelas juta seratus sembilan puluh ribu rupiah). Dan akibat kejadian tersebut pemilik Toko emas melaporkan kejadian itu ke Polsek Kedungwuni.

Lebih lanjut Kasubbag Humas mengatakan, Tersangka sendiri di tangkap dan diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kedungwuni atas informasi dari salah satu pemilik Toko Emas yang ada di kedungwuni. Bahwa Tersangka datang kembali ke toko tersebut untuk melakukan aksi yang sama sebelumnya yakni menjual perhiasan emas tidak asli miliknya dengan menggunakan nota palsu.

Karena pemilik Toko Emas dan karyawannya mengenali wajah Tersangka yang sebelumnya melakukan aksi penipuan di Toko tersebut, pemilik Toko langsung menghubungi Polsek Kedungwuni. Dan dalam hitungan menit anggota Polsek Kedungwuni tiba dilokasi dan langsung mengamankan Tersangka.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Tersangka sudah melakukan aksinya di 2 Toko emas yang berbeda di daerah Kedungwuni antara bulan Maret dan April 2020. Dan guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, Tersangka berikut barangbukti dibawa ke Polsek Kedungwuni.

“Saat ini Tersangka sedang menjalani pemeriksaan oleh petugas Unit Reskrim Polsek Kedungwuni. Dan untuk mempertanggung jawabkan atas segala perbuatannya, Tersangka akan dijerat dengan Pasal Pasal 378 KUHP Jo Pasal 65 KUHP atau 263 KUHP yang ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” ucap Kasubbag Humas AKP Akrom. (Yuli-Er$hi)

Pos terkait