Jelang Paskah, Wabup Ingatkan Antisipasi Kasus Bom Katedral Makasar

  • Bagikan

Jelang peringatan Hari Paskah yang jatuh pada Jumat (2/4) mendatang, Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti mengingatkan kepada semua pihak untuk meningkatkan deteksi dini dan pencegahan dini terhadap potensi konflik dimasyarakat.

Hal itu sebagai langkah antisipatif terhadap aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar baru-baru ini, yang mana mendapat kecaman dari semua pihak.

Demikian disampaikannya pada kegiatan rapat koordinasi pengamanan Peringatan Hari Paskah Tahun 2021 Di Kabupaten Pekalongan di Aula Polres Pekalongan, Rabu (31/3).

Menurutnya, agama itu tidak ada yang mengajarkan permusuhan oleh karenanya kita sepakat bahwa yang terjadi kemarin bukan atas nama agama akan tetapi dilakukan oleh oknum untuk menciptakan konflik bagi semua agama apalagi menjelang paskah.

“kita memberikan apresiasi kepada Polres Pekalongan telah mengadakan rapat koordinasi ini. Kita jaga Kabupaten Pekalongan agar tetap aman, karena keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

Arini juga mengajak kepada tokoh agama untuk meningkatkan toleransi antara umat beragama. Dan masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dan selalu menjaga cinta damai dan toleran antar umat beragama.

“tolak segala bentuk kekerasan dan bentuk anarkis dalam bentuk apapun dan tetap menjaga kondusifitas. Semoga pelaksanaan hari Paskah dapat berjalan dengan baik, baik saat pelaksanaan maupun pasca hari paskah,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Darno menuturkan, di wilayah hukum Polres Pekalongan ada Ada 16 gereja, yang mana akan dijaga oleh personil gabungan, agar pelaksanaan Paskah dapat berjalan kondusif.

Dirinya meminta, agar panitia gereja dapat memenuhi sarana dan prasarana prokes covid 19 saat pelaksanaan peribadatan.

“saya minta juga panitia dalam melaksanakan perayaan hari paskah secara sederhana dengan tujuan agar tidak memancing pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya,” ujarnya.

 

  • Bagikan