Jelang Lebaran, Pasar Harus Patuhi Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

KAJEN- Menjelang pelaksanaan Lebaran Idul Fitri tahun 2020, pasar dan perbankan serta pusat rawan keramaiannya lainnya diimbau harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Pekalongan.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, pihaknya mengingatkan protokol kesehatan saat bertransaksi di pasar yang harus dilakukan pengelola pasar, pedagang maupun pembeli.

Bacaan Lainnya

“Sesuai Sandart Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan untuk pasar rakyat dan pasar modern. Di antaranya, pengelola pasar harus menyiapkan dan memastikan seluruh pedagang menggunakan masker,” katanya.

Lainnya yakni menerapkan physical distancing antara pedagang dan pembeli, memberikan teguran dan sanksi kepada pedagang yang tidak menerapkan SOP. “Para pedagang harus mengoptimalkan berjualan di ruang terbuka atau tempat parkir dengan mengatur jarak antar pedagang. Semuannya wajib mematuhi protokol kesehatan, seperti membersihkan kios, menggunakan masker dan sarung tangan, berikut menjaga barang dagangannya higenis,” tuturnya.

Pembeli juga wajib mematuhi protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menghindari pembayaran dengan uang tunai di retail modern, kecuali di pasar rakyat. Pembeli diminta menyiapkan plastik untuk uang yang baru diterima, menerapkan physical distancing dan memilih jam yang telah disesuaikan.

“Masyarakat diimbau mengoptimalkan perdagangan digital, yang bisa diakses lewat WhatsApp, ojek online dan platform e-commerce. Hal itu untuk meminimalkan mobilitas di luar rumah, serta menghindari kontak langsung dengan orang lain,” paparnya. (Pekalonganberita/Red1)

Pos terkait