Jalin Silahturahmi, Paguyuban Tosan Aji Ki Bahurekso Pekalongan Gelar Halal Bihalal dan Syukuran Peresmian terbentuknya paguyuban.

Kajen– Paguyuban Tosan Aji Ki Bahurekso menggelar tasyakuran peresmian paguyuban dan acara Halal Bihalal 1443 H/2022 M, bertempat di desa bugangan kedungwuni,rabu (25/5/2022).

 

Dalam acara ini, turut hadir Mantan Kepala bidang kebudayaan dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten pekalongan sekaligus penasehat Paguyuban tosan aji Ki Bahurekso Bapak Ismu syamsudin dan Staf Dinas pendidikan kebudayaan, Dinas Pariwisata , serta Paguyuban Tosan Aji se kabupaten/kota Pekalongan dan Batang.

 

Dalam sambutannya bapak Ismu syamsudin berpesan agar selalu bertoleransi antar agama dalam memaknai seni dan kebudayaan.

 

“Kalau kita kembali ke jati diri bangsa Indonesia,bangsa kita akan menjadi bangsa yang berdaulat adil dan makmur ini yang perlu saya sampaikan supaya tidak salah paham dalam memahami, berargumen tentang seni dan budaya Indonesia, di manapun di belahan pulau manapun ini semua harus kita lestarikan , dibali ada ,di Jawa ada, di Nusa tenggara ada,di Kalimantan ada, di Papua semua itu adalah khasanah budaya bangsa yang di situ percerminannya pasti mengandung keimanan,keyakinan,dan kemanusiaan.” Ucapnya.

 

Dalam kesempatan ini ketua Tosan Aji Ki Bahurekso Bapak Suroso mengatakan bahwa paguyuban tosan aji Ki Bahurekso sudah 5 bulan lalu sudah diakui dinas pendidikan kebudayaan dan tujuan terselenggaranya acara ini adalah sebagai ucapan rasa syukur kepada tuhan karena akhirnya bisa membuat suatu wadah pelestarian keris.

 

“Tujuan dari terselenggaranya acara ini yang pertama adalah bersyukur kepada Tuhan yang maha esa,karena kita sudah bercita” membuat suatu wadah supaya para pemerhati Pelestari keris itu supaya memiliki wadah yang tetap tidak bertentangan dengan nilai – nilai Pancasila.” terangnya.

 

Beliau juga berharap dengan adanya paguyuban tosan aji Ki Bahurekso bisa mensosialisasikan kepada generasi muda supaya lebih mengerti bahwa keris merupakan peninggalan nenek moyang yang perlu dijaga.

 

Diakhir kegiatan juga dilakukan simbolis pemotongan tumpeng sebagai rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.