IPM Kabupaten Pekalongan Ditargetkan 71,97

  • Bagikan

KAJEN, PekalonganBerita.com – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menargetkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Pekalongan mencapai 71,97 pada tahun 2024.

Ia mengatakan, IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (yaitu masyarakat atau penduduk). Manfaat IPM antara lain sebagai Ukuran Keberhasilan. IPM menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia.

“Perkembangan IPM Kabupaten Pekalongan dalam kurun waktu 2016-2020 cenderung meningkat walaupun sedikit mengalami penurunan di tahun 2020,” terangnya dalam Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota dari Ruang Rapat Bupati Pekalongan, Kamis (21/10/2021).

IPM Kabupaten Pekalongan meningkat dari 68,97 pada tahun 2018 menjadi 69,63 pada tahun 2020.
Kabupaten Pekalongan dengan persentase penurunan sebesar (-0,11%) termasuk 3 besar Kabupaten/ Kota yang mengalami penurunan paling tinggi bersama-sama Kabupaten Rembang (-0,19%) dan Kota Semarang (-0,17%).

“Namun IPM Kabupaten Pekalongan masih lebih rendah dibanding IPM Provinsi sebesar 71,87. Hal tersebut menandakan bahwa angka harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah dan pengeluaran perkapita kami masih belum optimal di banding Provinsi Jawa Tengah,” tuturnya.

  • Bagikan