Imbas Covid19, Penduduk Miskin di Jateng Capai Empat Juta

  • Bagikan

KAJEN- Akibat pandemi covid19 yang cukup lama di Indonesia khususnya di Jawa Tengah, membuat pertumbuhan ekonomi turun hingga di angka minus 2,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Efek atau imbas hal tersebut salah satunya yakni membuat jumlah penduduk miskin meningkat. Demikian disampaikan Ketua Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Jawa Tengah dari FPKB Abdul Khamid saat berkunjung ke RKS baru-baru ini.
Ia mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki penduduk miskin di jateng 0,45 persen atau bertambah dari 3,5 juta menjadi 4 juta. Kondisi tersebut, menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pemerintah setidaknya dalam hal pemberian stimulan yang kian bertambah.
“Adanya kondisi ini, kami sebagai wakil masyarakat dengan fungsi pengawasan, penganggaran dan pembuat aturan komitmen dan mendukung pemerintah dalam upaya penguatan ekonomi,” tuturnya.
Menurutnya, kondisi seperti ini membuat DPRD Jateng sebagai bagian dari masyarakat yang berfungsi dalam hal pengawasan jalannya perintah menjadi prihatinan. “Mudah-mudahan dengan program penguatan ekonomi nantinya, ekonomi kembali tumbuh berkembang baik di klaster besar atau di bawah sehingga banyak menyerap tenaga kerja,” pungkasnya. (pekalonganberita.com)

  • Bagikan