Hari Ini, Empat Sekolah Di Kabupaten Pekalongan Mulai Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

  • Bagikan

Hari ini (Senin, 5 April) Sebanyak empat sekolah di Kabupaten Pekalongan akan melakukan uji coba tatap muka tahap 1 atau rintisan yang akan dimulai 5 April sampai dengan 16 April mendatang.

Adapun keempat sekolah tersebut yakni SMAN 1 Kedungwuni, SMKN 1 Sragi, MAN 1 Pekalongan dan SMPN 1 Wonopringgo yang semula dijadwalkan di SMPN Petungkriyono.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Siti Masruroh mengatakan, sebelumnya dirinya sudah mengecek persiapan sekolah tersebut dalam menghadapi ujicoba PTM. Termasuk menyiapkan lingkungan sekolah yang sudah lama tidak pernah ditempati.

“sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, dan minggu lalu sudah dilakukan foging, karena sekolah ini sudah lama tidak digunakan,” katanya, Rabu (31/3).

Selain melihat kesiapan lingkungan, dirinya juga mengecek sarana dan prasarana dalam rangka mematuhi protokol kesehatan seperti adanya tempat cuci tangan dan hand sanitizer.

“dalam ujicoba terbatas, sesuai edaran hanya diperkenankan untuk 70 sampai 110 siswa. Nantinya mereka akan belajar dari jam 08.00-10.00 atau 4 jam pelajaran, dimana satu pelajaran 30 menit,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala SMAN 1 Kedungwuni Sugeng, menurutnya, terkait kesiapan pembelajaran ujicoba tatap muka, dirinya menjelaskan, sudah berkoordinasi dengan berbagai instasi diantaranya Puskesmas, Kecamatan, Dinkes dan sudah mengirimkan surat ke Bupati selaku ketua gugus covid 19.

“kita juga sudah membentuk tim gugus covid tingkat sekolah, dan kita sudahmelakukan cheking sarpras, diantaranya menyiapkan hand sanitzer di setiap kelas, tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta sarana yang lain,” paparnya.

Pada pelaksanaanya, sesuai surat edaran, akan memakai sistem shif. Untuk kelas yang akan melakukan uji coba yakni kelas 10 yang berjumlah tiga kelas dengan jumlah peserta 108 siswa. Selain itu, juga akan dilakukan screerning jika ada anak yang melebihi suhu 37,3 derajat, maka tidak boleh masuk kelas dan akan diarahkan ke tempat yang disiapkan.

“pada saat siswa datang ke sekolah tidak ada ceremonial khusus, siswa masuk ke sekolah langsung dicek suhu, kemudian masuk kelas. Dan kelas sudah ditata sedemikian rupa, mereka akan mengikuti pembelajaran selama 4 jam, dengan setiap kelas berjumlah 18 siswa dari jumlah yang biasanya 36 siswa,” jelas Sugeng.

 

 

  • Bagikan