Goro Suro, Jadi Ajang Nguri-nguri Budaya Jawa

  • Whatsapp
Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi pada Senin malam (24/8/2020) membuka sebuah acara yang bèrtujuan untuk nguri-uri budaya jawa yang sudah diwariskan oleh para leluhur yang bertajuk Peringatan Goro Suro.

KAJEN – Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi pada Senin malam (24/8/2020) membuka sebuah acara yang bèrtujuan untuk nguri-uri budaya jawa yang sudah diwariskan oleh para leluhur yang bertajuk Peringatan Goro Suro.

Acara yang digelar di Desa Legokkalong Kec. Karanganyar Kab. Pekalongan tersebut dihadiri oleh Hj. Sumarwati (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pekalongan), Asisten I Sekda, Kepala Bagian Kesra, Camat Karanganyar, H. Mibakhir dan Pengurus Muhayat Kepercayaan Kec. Karanganyar, dan tokoh masyarakat kecamatan setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam acara tersebut Asip menyampaikan bahwa sebagai manusia jawa, kita patut bersyukur lahir di tanah jawa, sebuah pulau yang paling indah di dunia dengan julukannya The Beauty Island yang kaya akan masyarakat dan budaya jawanya yang sangat kental. “Oleh karena itu kita harus mikul duwur mendem jero terhadap pranata  tatanan sosial, ekonomi, budaya dan unggah-ungguhnya,” kata Asip.

Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi pada Senin malam (24/8/2020) membuka sebuah acara yang bèrtujuan untuk nguri-uri budaya jawa yang sudah diwariskan oleh para leluhur yang bertajuk Peringatan Goro Suro.

Lebih lanjut Asip menyampaikan bahwa di dunia, banyak negara2 yang mengabadikan nama Jawa karena saking indahnya. Dicontohkannya sebuah jalan di Israil yang dinamai Jawa Street (Jl. Jawa). “Nah, kita sebagai orang Jawa tidak boleh kehilangan rasa kejawaannya yang andap asor, mikul duwur mendhem jero,” Imbuhnya.

Menurutnya, Penkab. Pekalongan mendukung penuh keberadaan kelompok ……… yang menjunjung tinggi adat budaya jawa supaya tidak hilang, “Siapa lagi kalau bukan kita yang akan mempertahankan budaya jawa ini?, ujar Asip.

Daĺam kesempatan tersebut, Asip juga menyampaikan rasa teriimakasihnya pada para tokoh keluarga besar kepribaden yang terus menerus mengadakan acara suronan ini. “Acara ininsangat bagus, yang pertama sebagai pengingat bahwa kita adalah orang jawa dan pengingat bahwa kelaak kita akan kembali ke kersaning dumadi,” imbuhnya.

Terakhir Asp berharap Kab. Pekalongan selalu sukses dan berkembang terus serta cocok di hati masyarakat Kab. Pekalongan. (Pekalonganberita,com)

Pos terkait