Forkompimda Pantau Gereja Dan Pos Pengamanan Nataru

  • Bagikan

Kajen, PekalonganBerita.com – Untuk memastikan perayaan Natal dan tahun baru berjalan aman, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Pekalongan melakukan pantauan ke Gereja Dan Pos Pengamanan Pos Pelayanan Natal Dan Tahun Baru (Nataru).

Selain memantau pos pengamanan, Forkompimda juga menyerahkan logistik untuk petugas yang berjaga di pos selama Nataru.
Disela-sela pantauan, Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar mengatakan, Selain mengunjungi Pos Pengamanan, rombongan juga mengnjungi salah satu gereja Di Kecamatan Karanganyar, yakni Gereja Yohanes.

“Kami pantau salah satu gereja untuk memastikan perayaan natal berjalan aman dan lancar, alhamdulillah semuanya masih terkendali,” terangnya.

Menghadapi perayaan tahun baru 2022 dan untuk mencegah merebaknya penyebaran Covid 19 terutama varian baru yakni Omicron, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan menutup Alun-Alun Kajen selama satu hari yakni pada jam 07.00 wib pada tanggal 31 Desember 2021 dan akan dibuka pada pukul 07.00 wib pada tanggal 1 Januari 2022.

“Hal itu, untuk menghindari kerumunan massa pada waktu perayaan pergantian tahun,” jelasnya.

“Kita himbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi intruksi Bupati dan Mendagri terkait perayaan Nataru, dan untuk itu kita akan tutup Alun-Alun Kajen untuk menghindari kerumunan,” kata Sekda saat melakukan pantauan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Nataru bersama Forkompimda, Jumat (24/12/2021).

Disinggung terkait vaksinasi, Pemerintah Kabupaten Pekalongan optimistis target vaksinasi di Kabupaten Pekalongan seperti yang dicanangkan oleh pemerintah pusat akan tercapai menjelang pergantian tahun.

“Untuk saat ini vaksinasi di Kabupaten pekalongan masih diangga 68,3 persen atau kurang 1,7 persen seperti yang ditargetkan oleh pemerintah pusat yakni 70 persen. Sedangkan untuk vaksinasi lansia berada kurang 2,5 persen,” jelasnya.

Yulian kabar optimis, menjelang pergantian tahun target vaksinasi akan selesai sehingga kabupaten pekalongan berada di level 1 dan mulai mempersiapkan untuk vaksinasi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun.

“Dengan bantuan dari berbagai pihak kita yakin target vaksinasi di Kota santri akan terpenuhi sebelum pergantian tahun,” harapnya.

  • Bagikan