FATAYAT NU GELAR PELATIHAN TATA RIAS PENGANTIN

  • Whatsapp
FATAYAT NU GELAR PELATIHAN TATA RIAS PENGANTIN

PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan melalui program “Pemberdayaan Tenaga Mandiri (TKM)” mengadakan kegiatan pelatihan tata rias pengantin. Program ini  merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) yang berupa bantuan pelatihan dan sarana usaha untuk mencetak wirausaha baru.

Kegiatan pembekalan penciptaan wirausaha baru ini dilakasanakan selama tiga hari mulai tanggal 23 hingga 25 Oktober 2020 bertempat di Aula PCNU Kabupaten Pekalongan Karangdowo Kedungwuni.

Bacaan Lainnya

Peserta yang mengikuti kegiatan TKM tata rias pengantin ini berjumlah 20 orang, terdiri atas 19 utusan Pimpinan Anak Cabang dan 1 orang dari Pimpinan Cabang. 20 peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah peserta yang sebelumnya sudah lolos mengikuti seleksi yang diadakan oleh panitia.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan Hj. Mufasiroh, M.SI mengatakan, sudah menjadi karakter anggota Fatayat ingin tampil cantik dan menarik, baik untuk diri sendiri ataupun saat bersosialisasi, terutama untuk menyenangkan suami.  Oleh karena itu pelatihan ini dimaksud memberikan pengetahuan dasar tata cara make up pengantin yang juga bisa diaplikasikan dalam momen lain, seperti acara  wisuda, resepsi atau make up mayoret.

“Yang pertama kali dilihat dari seseorang adalah penampilan keseluruhan, baru setelah itu mengarah kepada hal-hal yang mendetail. Ini menunjukkan betapa pentingnya anggota Fatayat NU memperhatikan penampilan dari busana, riasan wajah, keserasian dan kesopanannya untuk  membuat orang lain menjadi terkesan. Namun tidak kalah penting adalah etika, intelegensi dan pikiran yang positif sehingga perempuan memiliki kecantikan yang paripurna, cantik luar dan dalam,” katanya.

Sebagai orang nomer satu di Fatayat Kabupaten Pekalongan, ia mengajak seluruh peserta pelatihan untuk bisa memanfaatkan kesempatan yang berharga ini sebagai bekal untuk merintis usaha baru dibidang tata rias menuju kemandirian ekonomi, dengan harapan anggota Fatayat NU tetap dapat bertahan dalam situasi pandemi sekarang ini.

“Pelatihan tata rias pengantin ini menghadirkan tiga nara sumber, yaitu Marhaeni, SH dari Naker Kabupaten Pekalongan, Hj. Khizanaturrohmah, S.Ag selaku penanggung jawab program dari Kemnaker RI dan  Wasturoh  dari kalangan profesional MUA dan perias pengantin yang merupakan pengurus Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Kabupaten Pekalongan,” terang dia.

Seluruh peserta dengan antusias mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir, mulai dari sesi materi kewirausahaan, teknik tata rias sampai dengan praktek merias pengantin. Pada hari terakhir diadakan challange make up wajah sendiri yang dinilai oleh para nara sumber sebagai dewan juri.   Sebelum pulang seluruh  peserta mendapatkan seperangkat alat make up yang bisa digunakan sebagai sarana usaha.  (Pekalonganberita,com)

Pos terkait