Fadia : Vaksin Ikhtiar Maksimal

  • Bagikan

KAJEN – Mengisi sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Masjid Desa Kulu Kecamatan Kajen, Selasa (02/11) malam, Bupati Fadia Arafiq SE.,MM berpesan agar kita semua mengikuti ajaran dan tingkah laku Rasululloh serta menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Rasululloh itu seperti Al Qur’an berjalan. Mudah-mudahan kita semua bisa mengikuti semua ajaran Rosululloh, mengikuti segala tingkah lakunya, lalu kita terapkan dalam diri kita. Semoga dengan peringatan Maulid ini keimanan, rasa cinta kepada Rasul bertambah, dan akhlak kita semakin baik.” ucap Bupati Fadia mengawali sambutannya.

Dalam kesempatan peringatan Maulid Nabi ini Bupati juga menyampaikan pentingnya vaksin.
“Level di kabupaten Pekalongan, indikatornya adalah vaksin. Kenapa Kabupaten Pekalongan kemarin sudah level 2 tapi sekarang naik ke level 3? Itu ternyata karena jumlah masyarakat yang divaksin masih sedikit,” terangnya.

Oleh karenanya, Fadia meminta warga agar segara melakukan vaksin. Karena menurutnya vaksin adalah ikhtiar maksimal menuju kehidupan normal. Terlebih jenis vaksin yang ada di Kabupaten Pekalongan termasuk vaksin yang bagus.

“Vaksin yang ada ini yang paling bagus. Itu saya jamin, “ tegasnya.

Ditambahkan, sebelumnya Kabupaten Pekalongan setiap minggunya hanya dapat 7 ribu vaksin, namun sekarang 185 ribu vaksin. Untuk itu Fadia berharap seluruh warga kabupaten Pekalongan memanfaatkannya dengan baik.

“Jadi kalau ibu/bapak tidak memanfaatkan dengan baik, rugi. Karena sesuai Peraturan Pemerintah,orang yang belum divaksin, jaminan kesehatan maupun sosial, tidak dapat dipergunakan. Dan anak usia 12 tahun ke atas belum divaksin tidak boleh ikut ujian sekolah. Jadi segera vaksin kalau mau kehidupan segera normal,” tandasnya.

Dalam kesempatan peringatan Maulid Nabi tersebut sekaligus dilakukan penyerahan santunan terhadap anak yatim oleh Bupati Pekalongan dan suami.

  • Bagikan