Dua Raperda DPRD Ditetapkan Jadi Perda Kota Pekalongan

PB/Dok/ Dua Raperda Usulan DPRD Ditetapkan Jadi Perda Kota Pekalongan

Kota Pekalongan – Pekalonganberita.com– Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang berasal dari usulan DPRD akhirnya ditetapkan menjadi Perda Kota Pekalongan. Dua Raperda yang ditetapkan menjadi Perda itu yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan Sektor Informal Kota Pekalongan dan Raperda mengenai Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD dengan Acara Pengambilan Keputusan DPRD Kota Pekalongan Atas 1 (Satu) Raperda Kota Pekalongan dan 2 (Dua) Raperda Prakarsa DPRD Kota Pekalongan yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, Wakil Walikota Pekalongan, H Salahudin, Ketua DPRD Kota Pekalongan, M Azmi Basyir, Wakil Ketua DPRD, Nusron, dan segenap anggota DPRD dan dinas terkait, berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat, Senin sore (13/11/2023).

Bacaan Lainnya

Wawalkot Salahudin mengatakan, Raperda yang pertama yaitu Raperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan Sektor Informal Kota Pekalongan. Adapun sasaran Penyelenggaraan Program Jamsosnaker Pekerja Rentan Sektor Informal ini, ditujukan kepada pekerja rentan sektor informal, baik yang merupakan pekerja bukan penerima upah, pekerja penerima upah, maupun warga masyarakat lainnya yang memenuhi persyaratan sebagai peserta program Jamsosnaker.

“Adapun Program Jamsosnaker Pekerja Rentan Sektor Informal ini, melalui pemberian fasilitasi atau bantuan kepesertaan dalam Jamsosnaker yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. melalui raperda ini, harapannya, Penyelenggaraan Jamsosnaker Bagi Pekerja Rentan Sektor Informal ini dapat memberikan pelindungan pekerja rentan dan keluarga,” ucapnya.

Lanjutnya, Raperda yang Kedua yaitu Raperda tentang Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia terdiri darı sistem nilai yang telah disepakati oleh pendiri bangsa Indonesia sebagai perjanjian luhur yang harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sistem nilai Pancasila yang kebenarannya telah diyakini dan menjadi dasar atau pedoman bagi masyarakat.

“Dimana, penyelenggaraan Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan dimaksudkan untuk membentuk karakter bangsa yang berlandaskan pada pengamalan nilai-nilai Pancasila dan cara pandang kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *