Disabilitas Diajak Ikut Tanggulangi Bencana

  • Bagikan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membentuk Unit Layanan Inklusi Disabilitas (LIDi) Penanggulangan Bencana di Kabupaten Pekalongan, Kamis (27/5/2021) di aula lantai 1 setda.

Kajen – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membentuk Unit Layanan Inklusi Disabilitas (LIDi) Penanggulangan Bencana di Kabupaten Pekalongan, Kamis (27/5/2021).

Kegiatan pemetaan dan sinergi pengurangan resiko bencana yang diinisiasi oleh BNPB yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalonngan ini diadakan di aula lantai 1 setda.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo menuturkan, tujuan diibentuknya lidi ini untuk memastikan bahwa teman-teman penyandang disabilitas juga paham dan mau berbuat dalam urusan kebencanaan. Karena urusan bencana itu menjadi urusan bersama.

Menurutnya, LIDi menjadi wadah untuk mengaktualkan dirinya dalam kegiatan kebencanaan. Mulai dari kegiatan pra bencana, pada saat bencana, dan pasca bencana.

“Kita membentuk LIDi ini, sebagai wadah disabilitas untuk ikut berpartisipas dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Pekalongan,” katanya

Dijelaskan Budi, dengan adanya wadah ini, diharapkan terbentuk komunikasi dan koordinasi antara BPBD dan penyandang disabilitas dalam penanggulangan bencana.

Budi menambahkan, ada 50 penyandang disabiitas yang diundang dalam kegiatan ini. Dirinya juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Pekalongan hampir semua bencana ada mulai dari banjir, longsor, rob dan angin puting beliung.

“Terbentuk LIDi ditujukan untuk mendapat informasi dari penyandang disabilitas yang berada di daerah bencana. Karena selama ini informasi tersebut kurang. Sehingga kita apa yag dibutuhkan teman disabilitas pada saat bencana itu terjadi,” terangnya.

  • Bagikan