Buruh PT Delta Dunia Tekstil Tuntut Pembayaran THR

  • Bagikan

KAJEN- Sejumlah buruh di PT Delta Dunia Tekstil Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan menuntut pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) agar segera dibayarkan oleh perusahaan. Adanya hal tersebut, dilakukan Mediasi ke II di Dinas PM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan Selasa (4/5).

Kabid Hubungan Industrial Dinas PM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan, Tri Haryanto, mengatakan bahwa dalam mediasi ke I kemarin belum ada kesepakatan karena pihak pekerja tetap pada keputusannya yaitu THR sebesar 70 persen dibayarkan langsung atau 70 persen dibayarkan 50 persen sebelum lebaran dan 20 persen setelah lebaran sedangkan pihak perusahaan tetap akan memberikan THR sebesar 70 persen yang dibayarkan 30 persen sebelum lebaran dan 40 persen diangsur selama 4 kali.

“Mudah-mudahan setelah kami beri waktu bisa saling dialog dan dalam pertemuan ini bisa menghasilkan kesepakatan,” katanya.

Pihak Managemen PT Delta Duniatex Henok mengatakan, ini adalah mediasi ke II setelah kemarin belum ada titik temu, sesuai dengan arahan dan petunjuk dari Dinas pihaknya langsung tindak lanjuti dengan menghubungi ke pusat tentang hasil mediasi ke I.

“Hasil kordinasi dengan pusat yaitu memang karena kondisi perusahaan yang belum bisa memberikan THR 100%, sehingga kami mohon pekerja untuk bisa menerima dan memahami, kami juga menyadari bahwa karyawan adalah aset dari perusahaan,” katanya.

Terkait masalah THR kemarin sudah menjadi keputusan final pusat, dan keputusan tersebut tetap menjadi komitmen, sehingga pada intinya perusahaan tetap memutuskan memberikan THR sebesar 70% dengan pembayaran 30% tanggal 6 Mei 2021 dan 40% diangsur 4 kali setelah lebaran.

“Harapannya ke depan tidak terjadi seperti ini, kita berharap perusahaan tetap berjalan, dan pihak perusahaan meminta maaf karena kejadian ini harus terjadi, mudah mudahan kedepan akan lebih baik lagi,” katanya.
Ketua Serikat Pekerja Mandiri Pakarti PT. Delta Duniatex Syamsudin mengatakan, pihaknya sudah antisipasi dan tadi pagi sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan para pekerja di masing masing bagian, dalam pertemuan tersebut kami membahas keputusan terburuk mengenai THR yang sudah disampaikan pihak perusahaan dalam mediasi ke I.
“Hasil dari pertemuan tadi pagi yaitu dengan sangat terpaksa kita menerima keputusan dari perusahaan yaitu THR sebesar 70% dengan pembayaran 30% sebelum lebaran dan 40% diangsur 4 kali setelah lebaran, namun kami berharap untuk ke depan jangan sampai terjadi seperti ini lagi,” paparnya. (pekalonganberita.com)

  • Bagikan