Bupati Tasyakuran Sedekah Bumi Bareng Warga Desa Bojongwetan: Acara Legenonan Meriah dengan Kehadiran Bupati Pekalongan

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri acara Tasyukuran Sedekah Bumi Bareng Warga Desa Bojongwetan

KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bersama Masyarakat turut hadir dalam Tasyukuran Sedekah Bumi dan Pargelaran Wayang Golek di Desa Bojongwetan. Acara ini menjadi semarak dengan pargelaran wayang golek oleh Dalang Ki Gondrong Winoyo, dengan lakon Syekh Denwarsih.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq hadir bersama suaminya, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, dan sejumlah kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, seperti Kepala Dinas PMD, Kepala Dindikbud, Kepala Bakesbangpol, dan Kepala DPU Taru.

Bacaan Lainnya

Warga Desa Bojongwetan terlihat ramai dan antusias menyaksikan serta mengikuti acara sedekah bumi ini. Kehadiran Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan suaminya menjadi sorotan utama pada malam tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bojongwetan atas digelarnya acara legenonan tersebut. Ia mengungkapkan, “Biasanya saya dengar desa mengadakan iuran. Tapi di Bojongwetan ini tidak. Ini berarti Pak Lurah dan Pemerintah Desanya hebat.”

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, bersama suami memeriahkan acara Tasyukuran Sedekah Bumi di Desa Bojongwetan

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq juga menjelaskan bahwa sedekah bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas berkah yang diberikan oleh Allah SWT selama ini. Ia mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar Desa Bojongwetan semakin makmur, masyarakatnya rejekinya berlimpah, penyakit hilang, dan umur warga desa panjang.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff Abu, berharap bahwa melalui acara tasyukuran sedekah bumi ini, Allah akan meningkatkan derajat kita semua, memberikan rejeki yang berlimpah, kesehatan, dan kesejahteraan.

Sebagai informasi tambahan, Kepala Desa Bojongwetan, H. Warsono, menyatakan bahwa acara legenonan malam itu merupakan acara legenonan pertama kali setelah pandemi Covid-19 melanda. Ia menyampaikan, “Acara legenonan ini baru yang pertama kali setelah ada pandemi Covid-19, sehingga masyarakat terlihat antusias, terutama karena kedatangan Bupati Pekalongan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *