Bupati Sampaikan LKPJ Pekalongan Tahun Anggaran 2020

  • Bagikan

Kajen – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, dan Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Pekalongan Tahun 2020 kepada Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH., di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Selasa (30/03/2021) siang.

Penyerahan dokumen LKPj disaksikan oleh para Wakil Ketua DPRD beserta Anggota DPRD, para unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah beserta para Kepala OPD Kabupaten Pekalongan.
Dalam penyampaiannya Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si mengatakan beberapa pencapaian yang telah di capai Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama Tahun 2020 seperti pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pemerataan pendidikan, dan masih bayak lagi.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan untuk Kabupaten Pekalongan agar lebih baik lagi di tahun depan.

Indikatornya antara lain angka pertumbuhan ekonomi kabupaten Pekalongan sebelum Covid19 cukup tinggi (melebihi Jateng dan Nasional), penurunan angka kemiskinan dari double digit ke single digit.

Kemudian perbaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta bagaimana pemkab menjaga inflasi. Di bidang infrastruktur yang menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat secara umum, juga berkembang dengan baik.

“Alhamdulilah sampai tahun 2020 ini, kondisi jalan kita sudah 93 %. Di bidang kesehatan, yang merupakan sarana pokok untuk bisa mengukur kesejahteraan masyarakat kabupaten Pekalongan, coverage kita terhadap kepesertaan kartu kesehatan sudah 82% dari penduduk kabupaten Pekalongan. Di bidang Pendidikan, kualitas pendidikan kita berjalan ke arah lebih baik,”paparnya.

Tidak hanya itu,dikatakan pula bahwa masyarakat membutuhkan hal lain.

“ Pada 5 tahun terakhir, pemerintahan kami membangun Infrastruktur ekonomi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan rasio bruto(PRB). Income perkapita kita naik signifikan dari 20 juta per tahun per kapita, naik menjadi 25 juta,” tandasnya.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi. “Alhamdulilah selama 5 tahun ini tidak ada gejolak. Partisipasi public kita buka. Demokratisasi kita berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Selanjutnya Bupati juga menekankan hal lain yang perlu dicatat, yakni pada tahun 2022 nanti kawasan industi atau lokasi berdirinya industry sesuai dengan Perda yang baru, akan segera efektif.

“Hari ini sudah ada beberapa pelaku industry yang sedang menanamkan modal di kabupaten Pekalongan. Saya meyakini ini bisa menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Kita juga telah berhasil mengakselerasi, menfasilitasi, melakukan regulasi yang menghadirkan setidaknya 5 atau 8 Perguruan Tinggi baru, sehingga secara ekonomi juga menghadirkan kutub pertumbuhan ekonomi baru,”ungkapnya.

 

 

  • Bagikan