Bupati Pekalongan Luncurkan Kabupaten Pekalongan Bersholawat

  • Bagikan

KAJEN, PekalonganBerita.com – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengungkapkan, pada tanggal 21 Oktober 2021 lalu, dirinya telah melaunching program ‘Kabupaten Pekalongan Bersholawat’. Dimana menurutnya, program tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar dari segi spiritual supaya Kabupaten Peklongan bisa segera terbebas dari permasalahan Covid-19.

Untuk itu, atas nama Pemkab Pekalongan Ia meminta dukungan dari kelurga besar NU untuk bisa ikut menyukseskan program tersebut.
‘’Jadi Insyaallah setiap hari Rabu wage seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan, akan mengadakan sholawat,’’ katanya dalam acara Peresmian Gedung Baru Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kedungwuni, pada hari Jumat (29/10/2021) sore.

Hal tersebut bertujuan supaya Allah SWT bisa mempermudah urusan kita, khusunya tentang permasalahan Covid-19, supaya di Kabupaten Pekalongan ini bisa segera zero covid.
Semua pekerjaan yang dilakukan bisa berhasil.

“Kita juga para pemimpinnya bisa dimudahkan oleh Allah, dan diberikan keselamatan dan kenyamanan sehingga dapat mencapai target membangun Kabupaten Pekalongan,’’ tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Fadia juga berpesan kepada seluruh orangtua di Kabupaten Pekalongan untuk mengijinkan dan mendukung anaknya yang berusia di atas 12 tahun untuk bisa melakukan vaksinasi Covid-19. Hal tersebut bertujuan supaya pembelajaran secara tatap muka di Kabupaten Pekalongan bisa normal seperti sedia kala.

‘’Saya akan mengeluarkan satu perintah atau aturan, bahwa anak-anak yang umur 12 tahun ke atas sebelum divaksin tidak bisa ikut sekolah tatap muka dan tidak bisa ikut ujian sekolah. Karena kalau anak-anak tidak mau divaksin, nanti mereka kena Covid-19 akan sangat bahaya.

Dan ini merupakan usaha maksimal kita untuk mengentaskan permasalahan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan supaya kehidupan bisa membaik seperti semula,’’ pungkasnya.

  • Bagikan