Bupati Pekalongan Ajak Ormas Bersinergi dengan Pemerintah Tanggulangi COVID-19

  • Bagikan
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si. mengajak seluruh Organisasi Masyarakat (ORMAS) di Kabupaten Pekalongan selaras dengan Maklumat dari Pemerintah Kabupaten untuk memutus mata rantai covid-19 yang berlangsung di Aula Kantor Kabupaten Pekalongan. Kamis, 23 April 2020.

Pekalongan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si. mengajak seluruh Organisasi Masyarakat (ORMAS) di Kabupaten Pekalongan selaras dengan Maklumat dari Pemerintah Kabupaten untuk memutus mata rantai covid-19 yang berlangsung di Aula Kantor Kabupaten Pekalongan. Kamis, 23 April 2020.

Hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Wakil Bupati Pekalongan, Ketua DPRD, Perwakilan Polres Pekalongan, Dandim 0710 Pekalongan, Kajari setda, Kemenag Pekalongan, MUI Kabupaten Pekalongan dan dinas terkait.

Adapun organisasi masyarakat (ORMAS) yang hadir diantaranya, PCNU, PD Muhammadiyah, LDII, PD. Rifaiyah.

Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si. pihaknya menyampaikan, “Perlu adanya kerjasama dan kesepakatan para ormas-ormas yang ada di Kabupaten Pekalongan mengenai tata cara peribadatan di Bulan Ramadhan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di desa-desa.”

Pembahasan dalam rapat tersebut mengenai kesepakatan bersama, yang bertujuan untuk menyamakan presepsi tata cara peribadatan di tengah pandemi covid-19 di bulan Ramdhan 1441 H. Pihaknya juga menyampaikan, bahwa Kapolri dan Dandim siap untuk menerima ajakan untuk sosialisasi terkait Kesepakatan Bersama melalui pendekatan persuasif dari desa ke desa dengan menunjukan data zona perdesa.

Dari hasil rapat tersebut mencetuskan dan menyepakati  3 point, yang nantinya akan di sosialisasikan kepada seluruh masyarakat melalui pimpinan organisasi masyarakat yang didaerah masing-masing.

Pekalongan – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si. mengajak seluruh Organisasi Masyarakat (ORMAS) di Kabupaten Pekalongan selaras dengan Maklumat dari Pemerintah Kabupaten untuk memutus mata rantai covid-19 yang berlangsung di Aula Kantor Kabupaten Pekalongan. Kamis, 23 April 2020.

Hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Wakil Bupati Pekalongan, Ketua DPRD, Perwakilan Polres Pekalongan, Dandim 0710 Pekalongan, Kajari setda, Kemenag Pekalongan, MUI Kabupaten Pekalongan dan dinas terkait.

Adapun organisasi masyarakat (ORMAS) yang hadir diantaranya, PCNU, PD Muhammadiyah, LDII, PD. Rifaiyah.

Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si. pihaknya menyampaikan, “Perlu adanya kerjasama dan kesepakatan para ormas-ormas yang ada di Kabupaten Pekalongan mengenai tata cara peribadatan di Bulan Ramadhan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di desa-desa.”

Pembahasan dalam rapat tersebut mengenai kesepakatan bersama, yang bertujuan untuk menyamakan presepsi tata cara peribadatan di tengah pandemi covid-19 di bulan Ramdhan 1441 H. Pihaknya juga menyampaikan, bahwa Kapolri dan Dandim siap untuk menerima ajakan untuk sosialisasi terkait Kesepakatan Bersama melalui pendekatan persuasif dari desa ke desa dengan menunjukan data zona perdesa.

Dari hasil rapat tersebut mencetuskan dan menyepakati  3 point, yang nantinya akan di sosialisasikan kepada seluruh masyarakat melalui pimpinan organisasi masyarakat yang didaerah masing-masing. (Pekalongan.com)

  • Bagikan